Aktivis Mahasiswa Unismuh Kecam Tambang Galian C Berkedok Pembangunan Pesantren

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Takalar – Jaya

Takalar –  Kompas24jam.id–Tambang galian C yang berkedok pembangunan pesantren di Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, mendapat kecaman keras dari aktifis mahasiswa Unismuh Makassar, Jum’at 30/5/2019

Bacaan Lainnya

Reaksi kecaman tersebut di lontarkan mahasiswa Unismuh Abdul Gaffar atau biasa di panggil kawang Chonel menyatakan, bahwa saya sebagai masyarakat Takalar dan seorang mahasiswa sangat tidak menerima dengan aktifitas tambang di tanah kelahiranku yang berkedok pembangunan pesantren

” Ya’ terkait dengan adanya tambang galian C tersebut terpasang baliho yang bertuliskan pembangunan pesantren “Akan di bangun Pondok Pesantren Nur Bilal Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Takalar” ini pembohongan publik kata Chonel

“Setiap saya lewat menuju kekampus pasti saya lihat aktifitas mobil dan truk mengangkut pasir campuran dan tanah timbunan yang keluar masuk di tambang, dalam waktu dekat saya akan investigasi dan mencari datanya,”Beber Chonel

Kawan Chonel Menegaskan kepada awak media kompas24jam.id, kami dari aktifis mahasiswa akan melakukan konsolidasi dan mendemo apa bila itu tambang ilegal alam waktu dekat aktivitas tambang legal harus di tutup karna sangat meresahkan warga khususnya masyarakat Kalukuang Kecamatan Galesong

“Dari bahwa, pengerutan di lokasi itu sudah sangat terlalu dalam dan hampir berimbas ke sawah wargar, ini tidak bisa di biarkan, aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Galesong atau polres Takalar jangan tinggal diam harus turun dan menutup tambang ini secepatnya” terang Chonel

Kami siap mengawal tambang sampai keproses hukum, ini sudah sangat meresahkan warga, jalanan rusak, rumah warga berdebu akibat mobil truk yang mengangkut timbunan lewat.

Informasi yang didapat diarea lokasi tambang bahwanya pemilik lokasi orang terdekat dari Bupati Takalar tapi itu kami tidak kendor, karna ini adalah masalah pengrusakan lingkungan,” Tutup Kawan Chonel.

Pos terkait