Bertahun, Akhirnya Terbongkar 16 KK di Desa Camba-camba Jeneponto Warga Desa Lain

  • Whatsapp
Foto- Peta wilayah pemerintahan Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto, Sulawesi selatan

Jeneponto-Kompas24jam.id, Terkuah, setelah beberapa tahun lamanya ada salah satu dusun yang ada di Desa Camba-camba, Kecamatan Batang, Jeneponto, Sulawesi selatan menjadi sebagian warganya yang berdomisi disana masuk dalam pemerintahan Desa lainnya.

Salah satunya, dusun Parang Baji, Desa Camba-camba, 16 kepala rumah tangga (KK) tanah miliknya yang ditempati masuk wilayah pemerintahan Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke.

Bacaan Lainnya

Ini terkuah, setelah Kepala Desa Arungkeke Pallantikang, Muh Kasim mengungkapkan bahwa, sebagian warga yang berdomisi didusun tersebut ada 16 kepala rumah tangga (KK) wilayah pemerintahannya.

“16 KK di dusun itu, wilayah pemerintahan desa Arpal, dan sebelumnya sudah dikoordinasikan kekepala desanya, dan rencananya pemerintah desa akan melayangkan surat baik itu ke kantor kecamatan Batang ataupun ke kantor desa”ungkapnya

Terbongkarnya sebagian warga didusun tersebut, lanjut Kasim saat dirinya terpilih sebagai kepala desa tahun 2020, saat itu dia meninjau langsung batas-batas wilayah pemerintahannya.

“Saat terpilih sebagai kepala desa, saya tinju langsung lokasi dan batas-batas wilayah pemerintahan desa Apal dan memang ada sebagian warga kami berdomisi disana, namun saat itu kepala desa Camba-camba sudah tahu” terangnya.

Dalam waktu dekat, kami akan membuat surat dan melayangkan kekantor kecamatan dan kedesa tersebut, agar warga 16 KK terdaftar di pemerintahan sebagai warga Arungkeke Pallantikang, karena selama ini, mereka terdaftar warga Desa Camba-camba padahal, tanah yang dibanguni rumah itu masuk wilayah pemerintahan desa kami.

“Selama ini mereka terdaftar sebagai warga Desa Camba-camba padahal, itu warga kami karena lahan yang dibanguni rumah, itu dalam wilayah pemerintahan desa Arpal” tambah Purn TNI tersebut.

Bertahun-tahun sebagian warga dusun Parang Baji sebanyak 16 KK adalah warga Desa Arpal, yang selama ini berdomisili sebagai warga Desa Camba-camba akhirnya terbongkar juga.Kami/21/Januari/2021.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi
Editor-KJ

Pos terkait