Breaking News: Pembentukan Panitia Desa di Jeneponto Ricuh, Seorang Dokter Jadi Korban

  • Whatsapp

Jeneponto-Kompas24jam.id, Jelang Pilkades serentak di Kabupaten Jeneponto tak lama lagi digelar.

Masing- masing Desa sudah mempersiapkan ataupun melakukan pembentukan panitia desa.

Bacaan Lainnya

Salah satunya, di Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia, hari ini sudah melakukan pembentukan panitia, namun berakhir keributan

Dipicu keributan lantaran, salah satu warga setempat meminta agar pihaknya dimasukkan juga sebagai panitia desa namun orang tidak kenal (OTK) memukul dari belakang, ironisnya oknum BPD Desa ikut serta memukul dari depan.

Diketahui korban pemukulan seorang dokter di Jeneponto, Sulawesi selatan.

Menurut dr.Sulfian saat ditanya oleh media online Kompas24jam.id, ia menghadiri pembentukan panitia Desa, dan memberikan masukan agar dari pihaknya dipilih juga sebagai panitia , namun tiba-tiba orang tidak dikenal ( OTK) dari belakang memukul, bahkan oknum BPD ikut serta memukul dari depan.

“Saat itu saya memberikan masukan agar dari pihak kami dipilih juga sebagai panitia, namun tiba-tiba dari arah belakang orang tidak dikenal ( OTK) memukul, bahkan kepala BPD Desa juga ikut memukul dari depan, sehingga muka saya memar” ucapnya

Karena merasa dianiaya, korban pun melaporkan kejadian ini ke Polres Jeneponto.Kamis(12/Agustus/2021)

Terpisah Kapolsek Kelara Iptu Bakri saat dihubungi WhatsaAppnya, membenarkan adanya keributan, namun saat kejadian ia sedang tidak berada ditempat

“Saat kejadian saya sedang didalam kamar mandi, setelah keluar dari WC sudah ada ribut- ribut, sehingga kami menenangkan warga agar tidak berkepanjangan” katanya

Hingga berita ini diturunkan, oknum BPD Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Sulawesi selatan belum bisa dikonfirmasi terkait pemukulan korban seorang dokter.

 

Laporan Jurnalis Jeneponto- MS

Editor- KJ

Pos terkait