Coreng Nama Lembaga, Oknum DPRD Jeneponto Hamili Gadis dan Menyuruh Gugurkan Kandungan

  • Whatsapp
5

Jeneponto-Kompas24jam.id, Anak gadis yang dihamili oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto tak ingin bertanggungjawab.

Pasalnya beredar informasi bahwa gadis yang di maksud seringkali di janji untuk dinikahi tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan.

Bacaan Lainnya

Bahkan oknum yang berinisial KD dari partai Gerindra dapil 3 tersebut berusaha menghindar atau ingin lari dari kenyataan.

Sesuai data yang diperoleh Kompas24jam.id Jeneponto, gadis tersebut telah mengadu ke BK untuk segera menindanlanjuti oknum yang mencemarkan lembaga DPRD.

Dalam isi surat gadis tersebut, menuliskan ‘Kepada yang terhormat pimpinan DPRD Jeneponto, Cq Badan Kehormatan’.

“Dengan ini saya sampaikan kepada Badan Kehormatan DPRD Jeneponto agar memberi sanksi kepada saudara Khadafi S.IP selaku anggota DPRD Jeneponto yang tidak mempunyai etikad baik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menikahi saya,” isi surat yang beredar di WA, Rabu (14/4/2021).

Bukan hanya tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya tetapi gadis yang dihamili oleh oknum DPRD Jeneponto juga menyuruh menggugurkan kandungannya.

“Dan memcoba menggugurkan janin saya dan sekarang janin saya sudah berusia 3 bulan,” tertulis dalam isi surat.

Dengan adanya surat aduan yang masuk ke BK maka pengadu meminta untuk menindaklanjuti surat yang masuk.

“Semoga dengan surat penyampaian ini bapak/ibu Badan Kehormatan DPRD Jeneponto dapat mengambil langka untuk menindaklanjuti masalah ini secepatnya,” jelas dalam surat.

Penyampai surat ini masih menempuh jalur kelembagaan dalam lingkup DPRD Jeneponto.

“Secara kelembagaan karena telah mencoreng nama baik institusi lembaga daerah dengan perbuatan salah satu anggota fraksi partai Gerindra atau anggota DPRD Jeneponto yang bernama Khadafi,” bebernya tertuan dalam surat penyampaian ke BK.

Sekedar diketahui bahwa kemarin telah diberikan bahwa ada oknum anggota DPRD Jeneponto dilapor ke BK.

Terkait adanya surat aduan tersebut dibenarkan oleh wakil ketua BK Awaluddin Sinring.

“Kalau ada informasi-informasi seperti itu, kalaupun ada surat itu harus kembali ke pimpinan,” tutup Awaluddin Sinring, Rabu (14/4/2021).

Tak hanya surat yang masuk di BK tetapi data juga diperbuat dengan adanya hasil cek kehamilan yang membuktikan bahwa gadis tersebut benar-benar hamil.

Saat pemeriksaan tes kehamilan gadis itu juga ditemani oleh Khadafi.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi
Editor-KJ

Pos terkait