Dianggap Gagal, Kantor PN Jeneponto Didemo

  • Whatsapp
Sejumlah mahasiswa yang tergabung di Lembaga Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri (PN) Jeneponto.Jumat (29/1/2021).

Jeneponto-Kompas24jam.id, Sejumlah mahasiswa yang tergabung di Lembaga Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri (PN) Jeneponto.

Ia melakukan aksi karena merasa tidak puas dengan kinerja-kinerja yang dilakukan oleh para petinggi yang ada di PN

Bacaan Lainnya

Salah satu orator aksi, Dayat mengatakan agar ketua Pengadilan Jeneponto di copot karena dianggap gagal membina para bawahannya.

“Copot ketua pengadilan Negeri Jeneponto, meminta agar MA evaluasi kinerja ketua dan wakil ketua pengadilan Jeneponto,” teriakannya dalam oratornya, Jumat (29/1/2021).

Dimana sebelumnya, pelayanan yang terjadi Rabu 27 Januari lalu sejumlah aktivis yang hadir di PN merasa tidak puas.

Olehnya itu, para pengunjuk rasa menganggap pimpinan PN Jeneponto telah gagal dalam menegakkan aturan yang berlaku dalam lingkup PN sendiri.

Ia juga meminta kepada para staf sampai pimpinan agar dapat mengetahui dan memahami apa makna dari DHARMAYUKTI.

“DHARMAYUKTI adalah doktrin untuk mendidik moral para pengawai kantor pengadilan Jeneponto,” ungkap Dayat.

Dayat Juga memamparkan bahwa, PN adalah lembaga suci yang tentu mengedepankan etika dan sopan santun dalam melayani setiap kepentingan masyarakat.

“Kami berharap MA untuk segesit mungkin melakukan evaluasi atas kinerja ketua dan wakil ketua PN Jeneponto yang dinilai gagal menjalankan amanah”pungkasnya

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait