Diduga Masalah Ekonomi, Warga Jeneponto Akhiri Hidup dengan Sehelai Kain

  • Whatsapp
Kasus gantung diri terjadi di Kampung Parang Boddong, Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi selatan.Seorang pria berusia 25 tahun meninggal akibat bunuh diri.Selasa/01/September/2020.

Jeneponto-Kompas24jam.id-Kasus gantung diri terjadi di Kampung Parang Boddong, Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi selatan.Seorang pria berusia 25 tahun meninggal akibat bunuh diri.Selasa/01/September/2020.

Korban diketahui Nurullah Bin Baco seorang petani, kejadian berawal ketika korban, Senin kemarin (Red) pulang dari kebun miliknya sekitar pukul 18.00 wita.Menjelang beberpa jam kemudian sekitar pukul 20.00 wita, korban bersama istrinya Ratima bin Juma‘, makan malam bersama didalam kamar rumahnya.

Bacaan Lainnya

Sebelum kejadian, korban sempat mencium anaknya berulang kali, setelah itu istri dan anaknya tidur diluar kamar (depan televisi) karena korban mengunci dari dalam.

Pada hari Selasa-01-September 2020 sekitar pukul pukul 08.00 wita pagi, istri korban hendak membangunkan suaminya sambil mengetuk pintu kamar, karena merasa curiga Ratima (istri) mengintip disela -sela dinding kamar dan melihat suaminya sudah terlilit selembaran kain dilehernya.

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul Regama SH saat dikonfirmasi membenarkan adaanya penemuan sesosok mayat yang diduga gantung bunuh diri.

“Sebelum kejadian pasutri ini sempat makan malam bersama dengan anaknya didalam kamar rumahnya Senin malam sekitar pukul 20.00 wita, keesokan harinya pada hari Selasa tanggal 01 September 2020 korban sudah ditemukan tewas tergantung” ungkap AKP Syahrul SH

Istri korban pun spontan berteriak histeris memanggil orang tuanya, dan tetangganya yang mendengar teriakan itu kaget dan berusaha membuka paksa pintu kamar karena terkunci dari dalam.

” Tetangga korban yang mendengar teriakan itu berusaha melakukan pertolongan dengan cara mendobrak pintu kamar, namun naas, korban sudah meninggal akibat terlilit sehelai kain dilehernya (gantung bunuh diri.”terang AKP Syahrul Regama SH

Dari Keterangan keluarga (ibu dari korban) dan keluarga istrinya serta saksi disekitar rumah miliknya diduga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan adanya masalah ekonomi keluarganya yang sedang membebaninya.

” Diduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung bunuh diri dikarenakan adanya masalah ekonomi, namun hingga kini pihak kepolisian sektor Bangkala masih mendalami adanya kemungkinan lain.Kini jenasah korban sudah dibawah kerumah keluarganya di Desa Marayoka, Kecamatan Bangkala untuk disemayamkan”tutup Kasubag Polres Jeneponto AKP Syahrul Regama SH

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait