Digeledah Kejari, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Jeneponto

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Jeneponto, H.Imam Taufik Bohari

Jeneponto-Kompas24jam.id, Selama 3 jam melakukan penggeledahan beberapa ruangan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto, Sulawesi selatan tim penyidik Kejaksaan berhasil menyita beberapa dokumen penting.

Penggeledahan di ruangan Gedung DPRD Jeneponto dibawah pimpinan Kasi Vidsus Kejaksaan Negeri Jeneponto, Ardy Riyady didampingi Kasi Intel Inraswaty, Kasi Datum Hafis Muhardi dan beberpa tim penyidik lainnya.Senin/07/12/2020.

Bacaan Lainnya

Terlihat juga pengawalan dari pihak kepolisian Polres Jeneponto, Aipda Abd Rasak dan beberapa anggotanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, H.Imam Taufiq Bohari mengatakan bahwa, apa yang dilakukan pihak penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto semoga mendapatkan pencerahan apa yang sebenarnya terjadi ditahun 2016 dan 2017 lalu.

“Saat penggeledahan pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto, kami sedang melangsungkan rapat musyawara (Bamus) terkait penjadwalan beberapa agenda di DPRD Jeneponto dan mendapat informasi bahwa hari ini tim penyidik Kejaksaan telah menggeledah beberapa ruangan, salah satunya penggeledahan diruangan bendahara dan ruangan PPTK terkait pelaksanaan beberapa kegiatan” katanya

Adanya dugaan tindak pidana korupsi, hingga kini dirinya belum mengetahui apa sebab sehingga tim Kejaksaan Negeri Jeneponto melakukan penggeledahan dibeberapa ruangan di Gedung DPRD Jeneponto.

“Informasi yang kami terima, penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto terkait pelaksanaan beberapa kegiatan pada tahun 2016 dan 2017 lalu, namun hingga kini secara detailnya saya belum tahu persis.Intinya bahwa selama penggeledahan ini sesuai dengan mekanisme dan prosedur dan saya yakin tim Kejaksaan tidak akan mungkin melakukan kalau tidak ada dasar, sehingga kita berharap mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Jeneponto ini akan mendapatkan hasil yang memberikan pencerahan bahwa apa yang sebenarnya terjadi pada tahun 2016-2017 tersebut”ucap Ketua DPC PPP Jeneponto, H.Imam Taufiq Bohari

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait