DKP Jeneponto Genjot Produktifitas Garam, Targetkan Integrasi Lahan Garam Capai 15 Hektar

  • Whatsapp
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto menggelar sosialiasi daerah pengembangan usaha garam rakyat (pugar) yang berlangsung diaula hotel sari kalukuang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi selatan.Rabu/08/Juli/2020.

Jeneponto-Kompas24jam.id-Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto menggelar sosialiasi daerah pengembangan usaha garam rakyat (pugar) yang berlangsung diaula hotel sari kalukuang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi selatan.Rabu/08/Juli/2020.

Kegiatan ini digelar untuk pengembangan para petambak garam yang terbagi dari sebelas kecamatan yang ada dikabupaten Jeneponto.

Bacaan Lainnya

Dalam pembahasan sosialisai ini, terkait program integrasi lahan garam merupakan strategi yang dilakukan untuk menggenjot produktivitas lahan garam rakyat.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jeneponto Arfan Sanre, mengatakan harga garam yang terjadi pada tahun terakhir ini membuat program hilirisasi garam rakyat menjadi penting untuk dilakukan.Selain membangun gudang dan peralatannya sebagai bagian dari manajemen stok, upaya menghubungkan dengan unit pengolah dan pasar akan diperluas di tahun ini.Upaya memasukkan garam sebagai barang penting juga dilakukan pemerintah guna melindungi petambak

“Nantinya, lahan garam rakyat yang telah terintegrasi dalam waktu dekat dan hasil sosialiasi hari kita akan usulkan kepusat untuk mendapatkan bantuan geomembrane diharapkan bisa menghasilkan garam yang maksimal” ucap Arfan Sanre saat memberi kata sambutan.

Menurut Arfan, Kabupaten Jeneponto adalah penghasil garam PUGaR terbaik dan bagian dari semangat membangun bangsa yang selaras dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.

” Ada peningkatan ekonomi dari sector komoditas garam.Petambak bisa meningkatkan nilai garam, dan berimbas putaran ekonomi yang semakin bagus,” katanya

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jeneponto Arfan Sanre sosialiasi daerah pengembangan usaha garam rakyat (pugar) dan dihadiri puluhan kelompok petambak.

Beliau menekankan bahwa garam rakyat sebaiknya bukan hanya ditujukan untuk mencapai swasembada namun justru mampu untuk dilakukan ekspor ke luar negeri, tentu dengan syarat-syarat tertentu.

““ Diharapkan para petambak garam agar meningkatkan kapasitas untuk mendapatkan kualitas garam yang baik.Semoga bapak Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bisa membuatkan Perbup tentang pengolaan garam halus sehingga dapat membantu perputaran dan pendapatan rakyat” harapnya.

Sosialisasi ini turut hadir sebagai pemateri kadis Perindag Muh Jafar, Kepala Bappeda Masri dan puluhan kelompok pugar se-Kabupaten Jeneponto.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait