DPC Gerindra Jeneponto Tuding Salmawati Hambat Proses Pemberhentian Ketua DPRD

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Jeneponto – Misbah Fadly Kr 

Jeneponto – Kompas24jam.id – Ketua DPC Gerindra Jeneponto, Andi Baso Sugiarto, angkat bicara menanggapi keputusan yang diambil oleh badan musyawarah (Bamus) DPRD Jeneponto yang menyimpulkan untuk melakukan konsultasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

Baca juga!

Menurut Andi Baso Sugiarto sangat disayangkan keputusan yang diambil oleh pimpinan rapat Bamus DPRD Jeneponto yang berlangsung diruang rapat komisi I DPRD Jeneponto, Senin, 13 Januari 2020 kemarin.

“Saya selaku ketua DPC Gerindra Jeneponto sangat menyayangkan keputusan rapat Bamus DPRD Jeneponto kemarin, saya duga keputusan itu sangat menghambat proses pemberhentian dan pengangkatan ketua DPRD Jeneponto,” kata Andi Baso Sugiarto kepada awak Media, Selasa,14 Januari 2020, di Sekretariat DPC Gerindra Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto

Menurutnya, Sebelum Bamus DPRD Jeneponto melaksanakan rapat Bamus penentuan jadwal rapat paripurna pemberhentian dan pengusulan pengangkatan ketua DPRD Jeneponto dilaksanakan, Bamus telah melakukan konsultasi ke Biro Pemerintahan Provinsi Sulsel dan Sekwa DPRD Jeneponto sudah konsultasi ke DPP Gerindra beberapa hari lalu.

“Apa lagi yang mau di konsultasi ke Mendagri, 17 anggota Bamus sudah konsultasi ke Biro Pemerintahan Provinsi Sulsel dan Biro Pemerintahan Sulsel merespon untuk melaksanakan rapat Bamus terkait penentuan jadwal rapat paripurna, dan Sekwan juga sudah konsultasi ke DPP Gerindra, dari hasil konsultasi DPP Gerindra menyampaikan ke Sekwan bahwa SK DPP Gerindra itu sah keputusan Partai Gerindra dan itu hal yang biasa terjadi di partai,” ungkap Andi Baso Sugiarto

Dia juga menduga adanya upaya akal akalan pimpinan rapat Bamus kemarin, (13 Januari 2020) untuk menghambat pergantian pimpinan DPRD dari partai Gerindra

” Saya juga menduga pimpinan DPRD Jeneponto dari partai Gerindra tidak loyal kepada keputusan partai, dan hal itu sudah saya sampaikan ke DPP Gerindra, karena saya selaku ketua DPC Gerindra Jeneponto akan mengawal keputusan partai yang diputuskan oleh DPP,” tegasnya

Ditanya terkait langkah apa yang akan dilakukan terhadap kader atau anggota DPRD dari fraksi Gerindra yang tidak loyal terhadap keputusan partai Gerindra, Andi Baso Sugiarto, mengatakan itu wewenang DPD dan DPP Gerindra

“Terkait bagi kader atau anggota DPRD dari fraksi Gerindra yang tidak taat, patuh dan loyal kepada keputusan partai itu saya serahkan kepada DPD dan DPP Gerindra,” ujarnya

Dia juga mengungkapkan alasan DPP Gerindra menetapkan Arifuddin sebagai pimpinan DPRD Jeneponto dari partai Gerindra.

“Mungkin salah satu alasan DPP menetapkan Arifuddin sebagai pimpinan menggantikan Hj Salmawati yang sekarang sebagai ketua DPRD Jeneponto, karena Arifuddin mampu bekerja keras untuk partai Gerindra pada pemilu yang lalu sehingga di dapilnya merebut 2 kursi,” tutupnya

Dimana sebelumnya diberitakan, Rapat Bamus DPRD Jeneponto, Senin, 13 Januari 2020 yang dipimpin Hj Salmawati selaku Ketua DPRD Jeneponto memutuskan untuk konsultasi ke Mendagri

Pos terkait