DPRD Jeneponto Gelar RDP Kades dan Lurah Mangkir, PMD-Camat Ancam Anggaran Desa Tak Cair

  • Whatsapp
Ketua Komisi 1 DPRD Jeneponto Islam Iskandar dan dihadiri Camat Bangkala, Kabid Pemerintahan Desa PMD, Kabag Hukum, dan beberapa tokoh masyarakat Desa Kapita dan beberapa Amuba gelar RDP.Selasa (16/6/2020)

Jeneponto–Kompas24jam.id-Komisi I DPRD Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik di Desa Kapita dan Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangakala bertempat diruang ruangan rapat DPRD Jln Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.Selasa (16/6/2020).

Hearing ini dilakukan karena pihak DPRD Jeneponto menerima laporan dari Aliansi Pemuda Bangkala (AMUBA) terkait polemik di Desa Kapita dan Kelurahan Bontorannu.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I Islam Iskandar dan dihadiri Camat Bangkala, Kabid Pemerintahan Desa PMD, Kabag Hukum, dan beberapa tokoh masyarakat Desa Kapita dan beberapa Amuba sendiri.

Menurut anggota Komisi I DPRD Jeneponto Islam Iskandar, hearing tersebut dilakukan karena adanya laporan dan banyaknya keluhan yang masuk ke Komisi I sehingga DPR sebagai penyambung aspirasi masyarakat harus melakukan evaluasi atas keluhan yang masuk.

“Hearing ini dilakukan karena pihak DPRD Jeneponto menerima laporan dari Aliansi Pemuda Bangkala (AMUBA) terkait polemik di Desa Kapita dan Kelurahan Bontorannu” katanya

Terpisah Ketua AMUBA Yayat Nangi saat dikonfirmasi mengatakan, kami sangat sayangkan ketidakhadiran kepala Desa Kapita dan Lurah Bontorannu padahal ini adalah ruang solusi untuk polemik yang ada di wilayahnya mereka.

“Saya sangat menyayangkan padahal ini adalah merupakan ruang solusi atas polemik di wilayah Kapita dan Bontorannu, saya menduga kepala desa dan Plt lurah tidak hadir karena tidak bisa mempertanggungjawabkan kesalahannya di depan forum RDP tersebut” ucapnya

Sementara itu kepala wilayah kKecamatan Bangkala Andi Patappoi S.Sos menyampaiakan kalau mulai dari tadi malam kepala desa kapita tidak memberikan keterangan apakah hadir atau tidak di RDP.

“Dari tadi malam saya mau komunikasi sama pak desa untuk hadir di RDP tapi tidak jawab telepon saya jadi saya juga tidak tahu kenapa kepala Desa dan Lurah tidak hadir”katanya

“Sebagai pemerintah kecamatan, ya berharap agar semua kepala Desa dan lurah mampu memaksimalis apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kepala Desa itu sendiri, terutama dalam hal pelayanan kemasyarakat pada umumnya, agar sistem yang ada dapat berjalan sesuai aturan” harap Kr Nyau nama sapaanya.

Dalam rapat tersbut pihak PMD kabupaten Jeneponto dan Camat Bangkala sepakat untuk tidak memberikan rekomendasi pencairan anggaran tahap 2 Desa Kapita sebelum memberikan hak/gaji aparat serta dusun lama terhitung sejak Januari-Maret 2020.

Sementara itu terkait polemik di Bontorannu adanya barcode BST yang diserahkan ke bukan pemiliknya, Komisi I akan melakukan rapat bersama dengan komisi IV untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr

Editor-KJ

Pos terkait