Dukung Program Ketahanan Pangan, Dandim 1425 Jeneponto Gagas Olah Lahan Tidur

  • Whatsapp
Dandim 1424 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir saat meninjau lokasi kebun percontohan di Dusun Bontopaleng, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto Sulawesi selatan.Kamis/25/Juni/2020.

Jeneponto-Kompas24jam.id-Pangan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia demi menjamin kelangsungan hidup, lingkungan yang menjadi media utama penghasil pangan daya dukungnya terbatas, keterbatasan tersebut terjadi baik secara kuantitas maupun kualitas.

Sebaliknya kebutuhan manusia akan pangan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan gaya hidup boros manusia.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini merupakan peringatan agar segera dilakukan langkah-langkah dalam rangka menguatkan daya dukung lingkungan dalam aspek pangan.

Luasan lahan pertanian produktif perlu dipertahankan dan dijaga sehingga lahan penghasil pangan tersebut tetap bisa menghasilkan demi kebutuhan manusia sehari-hari.

Terkait dengan ketahanan pangan dan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah, Kodim 1425 Jeneponto mengubah suatu lahan menjadi sebuah kebun percontohan yang terletak di Dusun Bontopaleng, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto Sulawesi selatan.

Kebun percontohan yang digagas Komandan Kodim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, mengatakan bahwa, kini saatnya kita manfaatkan lahan tidur yang ada didaerah kita untuk dijadikan sebagai lahan produktif demi mendukung ketahanan pangan nasional terhusus kabupaten Jeneponto.

“Beragam tanaman palawija ditanam.Mulai dari jagung, singkong, kacang tanah, cabai merah, cabai rawit, sayuran dan bumbu dampur sekaligus herbal, yang nantinya juga bisa sebagai sarana edukasi bagi anak-anak usia dini sehingga mereka faham bagai mana proses tumbuhan itu tumbuh sampai dengan dikomsumsi sehar-hari” ungkap Irfan

Ia mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, kondisi perekonomian warga terpuruk, diharapkan penanaman palawija ini bisa sedikit membantu warga sekitar.

“Yang menjadi persoalan adalah dampak dari perubahan iklim atau pemanasan global yang berkepanjangan mengakibatkan keterbatasan lahan pertanian yang semakin sempit disertai dengan bencana alam menyebabkan terganggunya produktifitas pangan nasional” terangnya

Selain itu, Dandim juga berpesan, kemampuan Babinsa dalam pengetahuan bidang pertanian agar lebih ditingkatkan guna mendukung tugas-tugas yang berkaitan program ketahanan pangan di wilayah.

Karena, pangan merupakan komoditas dasar manusia yang harus terpenuhi, diharapkan kesadaran masyarakat akan lebih meningkat guna menjaga ketahanan pangan yang ada di wilayah, sehingga dapat meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat guna mendukung tugas”harap Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait