Gubernur Sulsel Kembangkan Udang Windu di Takalar, Pemda Siapkan 100 Hektar

Laporan Jurnalis Takalar – Sahabuddin Jaya

Takalar – Kompas24jam.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meninjau lansung proses penangkaran udang windu di Dusun Bungun Barania, Desa Banyunyara, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Minggu (26/01/2020)

Kunjungan pemerintah Provinsi Sul-sel ke Kabupaten Takalar dalam rangka keberhasilnya penangkaran dan budidaya disektor perikanan.Program unggulan Gubernur Sul-Sel Prof.Nurdin Abdullah, yakni udang Windu yang dihadiri Wakil Gubernur Sul-sel Andi Amran Sulaeman.

Pemerintah provinsi Sul-sel yang di sambut oleh pemerintah Kabupaten Takalar, anggota DPRD Takalar dan para petani tambak yang bertempat di kawasan tambak Pemrov Sul- Sel di Dusun Bungun Barania Desa Banyunyara Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar

Wakil Gunernur Sul-Sel Andi Amran Sulaeman menyampaikan di depan para petani tambak udang bahwa, ini salah satu program pemerintah provinsi Sul-sel yang akan di canamkan disepuluh (10) Kabupaten se-Sulawesi selatan, untuk mengembalikan kejayaan udang Windu.

” Untuk mengembalikan kejayaan udang Windu maka pemerintah provinsi akan mencanamakan, 10 kabupaten kota agar para petani tambak kedepannya menambah penghasilannya” ungkap Amran 

Terpisah Kepala Dinas Perikanam dan Kelautan Kabupaten Takalar Sirajuddin Saraba, menambahkan bahwa, terkait dengan program tersebut, kami dari pemerintah Daerah Kabupaten Takalar mendukung dan siap membuat satu kawasan khusus udang windu dan akan menetapkan 100 Ha (hektar Are) untuk mengembalikan kejayaan udang windu di Sul-Sel.

” Pemerintah Kabupaten Takalar akan selalu mendukung program provinsi dan secepatnya lahan 100 Ha untuk tambak udang Windu akan segera disediakan demi kejayaan udang yang ada di Sul-sel” kata Sirajuddin Saraba

Adapun hadir dalam kunjungan tersebut , Wakil Gubernur Sul-Sel Andi Amran Sulaeman, Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Su-lsel Zulkaf s.Latief, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Takalar Sirajuddin Saraba, Ahmad Jaiz Anggota DPRD dan para petani tambak serta masyarakat setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here