Isu Gagal Pilkades Serentak di Kabupaten Takalar, Ini Penjelasan Kabag Pemerintahan

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Takalar – Jaya

Takalar-Kompas24jam.id– Pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Takalar, pada awalnya diisukan terancam gagal digelar tahun 2019.

Bacaan Lainnya

Namun isu tersebut disangkal oleh Kepala bagian Pemerintahan Kabupaten Takalar, Faisal Sahing. Ia mengatakan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar.

“Pilkades serentak Kabupaten Takalar, akan tetap digelar sekitar Bulan September 2019, yang diikuti oleh 50 Desa,” ujarnya. Minggu 14.7.2019.

“Insyaallah secepatnya kita lakukan segala persiapannya,” imbuhnya.

Lanjutnya, tidak ada alasan untuk batalkan pesta demokrasi atau pilkades serentak nanti, apa lagi anggarannya sudah ada yang diakomodir pemerintah

Sekarang kita sisa menunggu hasil pembahasan Perda tata cara pemilihan kepala desa. Karena ada beberapa poin yang mestinya dirubah.

“Ada tiga Point prinsip pada Pilkades serentak nanti, diantaranya Gelombang, Domisili, Masa kerja,” ungkapnya.

Lebih jauh Faisal menerangkan tentang calon yang sudah tiga kali menjabat Kepala desa, tidak lagi diperbolehkan untuk ikut kontestan pilkades serentak nanti, walaupun pernah jeda sekian tahun, sebab itu sudah regulasi yang mengatur.

“Seperti juga calon kepala desa nanti, tidak ada lagi limit, biar orang luar bisa mendaftar jadi calon kades di Takalar, selagi dia Kewarganegaraan Republik Indoensia.Siapapun, dari manapun asal dirinya, bisa mencalonkan sebagai kades di Kabupaten Takalar” pungkasnya.

Jadi untuk Pelaksana Tugas (PLT) Kades, dirinya juga memiliki peluang untuk berkompetisi pada Pilkades serentak nanti. Kita berikan hak yang sama walaupun dari unsur PNS.

“Terkait dengan ASN ikut mencalonkan diri sebagai kades, tidak mestinya harus mengundurkan diri. Namun hanya harus cuti dan ada izin dari atasan langsung,” bebernya Kepala bagian Pemerintahan Kabupaten Takalar Faisal Sahing.

Pos terkait