Jasad Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Tim Basarnas Kesulitan dan Hentikan Pencarian

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Jeneponto -Misbah Fadly Kr

Jeneponto – Kompas24jam.id – Imran (18) warga Dusun Saroanging, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, yang dikabarkan tenggelam di sungai, Kamis (9/4/2020) siang, hingga kini belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Tim gabungan terdiri dari Polisi – TNI, Basarnas Bantaeng dibantu warga setempat menghentikan pencarian pada, Kamis (9/4/2020) sore. Pencarian akan dilanjutkan pada esok Jumat (10/4/2020) pagi.

Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin, mengatakan bahwa pihaknya menghentikan proses pencarian mengingat waktu sudah menjelang magrib.

“Iya kami tiba sekitar jam 4 sore langsung menyiapkan peralatan selam, karena ini sudah sore, besok pagi kita lanjutkan proses pencarian korban,” ujarnya, saat dimintai konfirmasi lewat Via Whatsapp.

Arman menambahkan, pada pencarian hari pertama pihaknya menyisir lokasi yang diduga tempat hilangnya korban.

“Kami mengikuti titik akhir yang dicurigai dimana korban terakhir menghilang saat terseret air, itu pun dikuatkan orang yang melihat disitu kami melakukan penyelamanan,”ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam proses pencarian pihaknya mengalami kendala pada kondisi air yang berwarna kecoklatan dan arus air cukup deras.

” Airnya agak coklat dan arus cukup deras jadi kesulitan untuk kedasar sungai, tapi semoga saja cepat ditemukan” harapanya.

Sebelumnya, tiga orang dilaporkan tenggelam saat belajar berenang di sungai Desa Sapanang Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dua orang diantaranya selamat yakni orang tua dan adiknya namun nass bagi Imran (18) hingga kini belum ditemukan hingga pencarian dihentikan.

Pos terkait