Jeneponto -Kompas24jam.id, Momen haru, Kapolres AKBP Widi Setiawan S.I.K, M.I.K dikagetkan seorang nenek pejalan kaki dari Gantingan, Desa Bontomate’ne, Kecamatan Turatea.
Nenek tersebut diketahui keliling menjual sticker, dari hasil penjualannya hanya untuk membeli beras.
Ia rela berjalan kaki hingga puluhan kilometer diterik matahari hanya untuk bertahan hidup.
Lansia yang sudah memasuki umur 60an mengaku tidak memiliki beras di rumah sehingga menjajakan stiker kepada anggota kepolisian Polres Jeneponto.Jumat (17/10/2025
Tanpa menyebutkan namanya, nenek itu dengan wajah lelah tetap berusaha menawarkan stiker yang dijualnya untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Kehadirannya menarik perhatian Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, yang saat itu didampingi Kasat Binmas Polres sedang duduk ditribun sambil menunggu untuk shalat Jumat berjamaah
Melihat kondisi sang nenek, Kapolres Jeneponto langsung memberikan bantuan berupa beras sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
“Tindakan kecil ini semoga bisa meringankan beban beliau. Kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat yang kesulitan,” ujar AKBP Widi Setiawan.
Aksi spontan Kapolres Jeneponto ini menjadi bukti nyata kepedulian aparat terhadap warga kecil yang berjuang demi kelangsungan hidup di tengah keterbatasan.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Presisi Polri, yang menekankan pentingnya kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial sederhana seperti ini, Polri berupaya memperkuat hubungan humanis antara aparat dan warga, sekaligus menumbuhkan empati di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban.
Kepedulian sosial seperti yang ditunjukkan Kapolres diharapkan dapat menginspirasi jajaran kepolisian lainnya untuk terus hadir, tanggap, dan peduli terhadap persoalan kemanusiaan di sekitar mereka.
Laporan_Redaksi
Editor_KJ





