Kasek SDI 131 di Jeneponto Gelapkan Dana BLSM, Puluhan Siswa Tuntut Copot

264

Laporan Jurnalis Jeneponto – Misbah Fadly Kr

Jeneponto – Kompas24jam.id – Puluhan siswa-siswi SD Inpres Nomor 131 Bonto-bonto bersama orang tua melakukan aksi unjuk rasa di depan sekolah menuntut agar Kepala Sekolah dicopot dari jabatanya lantaran korupsi dana, Rabu, 10, 11, 2019.

Para siswa menilai kepala sekolah mereka sudah melakukan korupsi, diantaranya mengelapkan dana bantuan siswa miskin (BLSM) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.

- Advertisement -

“Saat dikonfirmasi melalui via telepon Kepala Sekolah Jumat kemarin, beralasan belum cair dana BLSM untuk para menerima manfaat disekolah ini, tapi setelah didesak, dirinya mengaku uang sebesar Rp.9.675.000 ribu sudah cair dan dialihkan membayar uang koperasi” kata Salma salah satu guru SD Inpres 131 Bonto-bonto, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto Sulawesi selatan.

Penerima manfaat dana BLSM. Musdalifah siswi kelas 6 menuturkan bahwa, Kepala Sekolah sudah korupsi karena mengelapkan dana.

” Copot kepala sekolah karena sudah korupsi, apalagi dengan cara bohong uangnya sudah cair malah digelapkan” teriak Musdalifah yang diikuti siswa lain.

Siswa siswi beserta guru dan orang tua murid meminta kepada Bupati Jeneponto dan Kepala Dinas Pendidikan agar kepala sekolah di SD Inpres nomor 131 Bonto-bonto dicopot.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Sekolah SD Inpres nomor 131 Bonto -bonto, Enda Sari belum bisa dikonfirmasi terkait tuduhan mengelapkan dana BLSM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here