Kejaksaan Jeneponto Ungkap Tersangka Baru Dugaan Korupsi Makan Minum Pasien RSUD Lanto Dg Pasewang

  • Whatsapp
Konferensi pers dugaan tindak pidana korupsi melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Ardy Riady didampingi Kasi Intel Inraswaty dan Kasi Datum Hafis Muhardi diruang aula Kejaksaan Jeneponto, Sulawesi selatan.Jumat/04/12/2020.

Jeneponto-Kompas24jam.id-Kejaksaan Negeri Jeneponto kembali menahan satu orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi makan minum pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto tahun 2013 lalu

Penetapan tersangka setelah penyidik kejaksaan memeriksa terduga pelaku (MS) selama kurang lebih 5 jam lamanya.Jumat/4/12/2020.

Bacaan Lainnya

Dalam konferensi pers melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Ardy Riady didampingi Kasi Intel Inraswaty dan Kasi Datum Hafis Muhardi menjelaskan bahwa, terduga tersangka baru ini ditetapkan setelah dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam terkait adaanya dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja makan minum pasien dan petugas jaga malam pada RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) capai Rp 800 juta.

“Tersangka (MS) ditetapkan setelah kasus ini dikembangkan dan dari hasil penyelidikan kasus tersebut penyidik Kejaksaan Jeneponto menemukan adaanya dugaan tindak pidana korupsi anggaran belanja makan minum pasien dan petugas jaga malam pada RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) capai Rp 800 juta.Dimana sebelumnya penyidik Kejaksaan Jeneponto telah menetapkan 3 orang tersangka dan sudah jatuh vonis”ungkapnya.

Saat itu, kata Ardy Riady, perang tersangka pada saat itu sebagai bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang.

“Tersangka saat itu dia sebagai bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang dan hasil penyelidikan penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto menemukan bukti yang mengarah terhadap pelaku sehingga ditetapkan sebagai tersangka adaanya dugaan tindak pidana korupsi”bebernya.

Usai dilakukan pemeriksaan kurang lebih 5 jam lamanya, penyidik Kejaksaan Negeri Jeneponto, Sulawesi selatan menetapkan (MS) sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi anggaran belanja makan minum pasien dan petugas jaga malam pada RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) capai Rp 800 juta

kIni tersangka sudah dibalik jerusi besi Rutan Klas II B Jeneponto dan terancam maksimal pidana seumur hidup.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Karsar
Editor-KJ

Pos terkait