Ketua DPRD Jeneponto Menghilang Saat Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Revisi KUHP

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Jeneponto – Misbah Fadly Kr

Jeneponto- Kompas24jam.id – Ratusan mahasiswa berunjuk rasa dikantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Jeneponto.Jumat, 27, September, 2019.

Bacaan Lainnya

Para mahasiwa yang mengatasnamakan Gerakan Koalisi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat MPR Jeneponto Melawan, menolak keras revisi KUHP yang tidak berpihak kepada rakyat.

Ratusan aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah S.IK diterjungkan kelokasi untuk melakukan pengamanan aksi

Amrullah Serang Ketua HMI Cabang Jeneponto, Alim Bahri Ketua Parlemen Pemuda Indonesia, Herdiawan Ketua HMPT, saling bergantian berorasi meminta Presiden RI Jokowidodo agar mundur dari jabatanya.

Pengunjuk rasa dalam tuntutanya menolak keras revisi KUHP yang tidak berpihak kepada rakyat, menolak penetapan hasil revisi UU KPK dan mendesak kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera menerbitkan PERPPU pembatalan UU KPK sebagai langkah tergas terhadap upaya pelemahan KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Meminta kpada Presiden Repubilik Indonesia untuk membubarkan BPJS, mendesak DPRD Jeneponto untuk menyatakan penolakan secara tertulis terhadap RKUHP dan UU KPK serta beberapa draf rancangan UU yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Islam Cabang Jeneponto Amrullah Serang mengatakan, hari ini ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Koalisi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat MPR Jeneponto Melawan, menolak keras revisi KUHP karena dianggap tidak berpihak terhadap rakyat.

” Menolak keras revisi KUHP yang dianggap tidak berfihak terhadap rakyat, kami pun merasa kecewa, dari 40 orang Anggota DPRD Jeneponto hanya beberapa orang yang menemui, sebagian dimana bahkan, Ketua DPRD Jeneponto juga menghilang” beber Amrullah

” Saya kira ke depan legislator harus lebih maksimal dalam menerima aspirasi karena tentunya sudah kita ketahui bersama kalau DPR itu adalah Dewan Perwakilan Rakyat jangan menghilang saat masyarakat menyuarakan haknya” cetus Amrullah

Terpisah Ketua DPRD Jeneponto Hj Salmawati Paris yang baru dilantik dicap menghilang ataupun kabur saat ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD Jeneponto melalui pesan WhatsAappnya, dalam pesannya sedang kedatangan tamu dari pesantren Sohwatul Is’ad Pangkep bersamaan waktu jam aksi.

“Iye tadi saya kedatangan tamu dari pesantren Sohwatul Is’ad Pangkep bersamaan waktu jam aksi” tulisnya melaui pesan WhatsAapnya

Diketahui Hj Salmawati Paris yang mengendarai partai Gerindra saat pencalonan anggota dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD) Jeneponto beberapa bulan lalu, kemarin Kamis, 26, September, 2019 dilantik sebagai Ketua DPRD Jeneponto dengan suara terbanyak dari parpol lainnya.

Pos terkait