Makan Anggur, Jangan Buang Bijinya

  • Whatsapp
Penulis : Nur Rahma R.S.Farm.,Apt.

Siapa yang tidak kenal dengan buah anggur? Buah yang rasanya enak dan biasadijadikan camilan karena ukurannya yang kecil. Tanpa perlu dikupas pun kita dapat memakannya. Tidak hanya memiliki rasa yang manis, buah anggur juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.

Sebuah lembaga kesehatan bernama The George Mateljan Foundation, menyebutkan bahwa dari 100 gram buah anggur terkandung paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan diantaranya mangan, caratenois, likopen, vitamin C, vitamin B6, vitamin K, vitamin B1, pcynogenol, flavonoid, dan antioksidan penting lainnya (Rikrik & Firstianty,2013).

Bacaan Lainnya

Ketika menyantap buah anggur seringkali kita membuang bijinya. Padahal biji anggur ternyata memiliki banyak khasiat. Biji anggur dapat mencegah proses penuaan dini. Hal ini dikarenakan didalam biji anggur terdapat banyak sekali senyawa yang berkhasiat. Mineral mikro yang banyak terdapat dalam biji anggur terutama anggur merah, adalah seng dan mangan. Kedua mineral mikro tersebut amat penting untuk menjaga libido seks pria dan menjaga kesuburan pria (Bogadenta, 2012; Trubus, 2013).

Biji anggur juga merupakan salah satu sumber terkaya dari proanthocyanidins. Dimana proanthocyanidins ini, daya antioksidannya 20 kali lebih besar daripada vitamin E dan 50 kali lebih besar dari vitamin C (Bogadenta, 2012; Trubus, 2013).

Bahkan berdasarkan hasil penelitian yang pernah saya lakukan ketika menempuh pendidikan S-1 Farmasi dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak biji anggur varietas hijau lebih kuat dibandingkan varietas merah.

Setelah tahu manfaat buah anggur, apakah kita masih ingin membuangnya? Jadi makanlah biji anggur saat memakan buahnya. Agar kita bisa mendapatkan banyak manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh serta jangan lupa menjaga pola hidup sehat,istirahat yang cukup, olahraga dan konsumsi air putih setiap harinya. Semoga informasi ini dapat memberikan bermanfaat.

    • Mahasiswi Magister Farmasi UNHAS.
    • Jurusan Herbal Medicine.
    • Relawan Yayasan Bakti Perempuan Kanker “Think Survive”.

Pos terkait