Meski Legislator Gerindra Resmi Menikah, Perempuan Yang Dihamilinya Minta Surat di BK Cepat Diproses

  • Whatsapp
6

Jeneponto- Kompas24jam.id, Meski Legislator Gerindra inisial KD sudah menikahi perempuan yang dihamilinya, namun surat yang dilayangkan kepada Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto tidak serta usai masalah.

Pasalnya, salah satu keluarga perempuan yang enggan disebut namanya menulis melalui pesan WhatsApp bahwa tidak akan mencabut surat yang dilayangkan ke BK.

Bacaan Lainnya

“Tidak akan kami cabut walaupun Khadafi sudah menikahi AR, masih banyak pertimbangan karna habis menikah kemarin kami melihat Khadafi sangat tidak mempunyai etika sebagai anggota dewan dan sebagai suami yang baik”tulisnya (Minggu/18/April/2021)

Menurutnya, AR tidak mau mencabut laporan itu yang sekarang sudah di BK lantaran ada beberapa pertimbangan keluarga kami, meskipun Khadafi menyuruh AR agar surat itu dicabut.

“Meski Khadafi menyuruh AR agar surat yang masuk ke Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto agar dicabut, namun permintaan itu tidak kami setujui dan kami berharap agar tetap terproses”harapnya.

AR menambahkan, bahwa usai melangsungkan pernikahan, Khadafi langsung pergi saat shoalat magrib selesai yang seharusnya tinggal beberapa menit dirumah ngumpul bersama keluarga, apakah ini patut dicontoh sebagai suami dan seorang anggota dewan.

“Usai melangsungkan pernikahan, Khadafi tidak lama dirumah, setelah shoalat magrib selesai dia sudah pulang ditemani H.Paris“singkat perempuan yang dinikahi Khadafi.

Keluarga mereka berharap agar surat yang diterima oleh Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto agar diproses secepatnya.

 

Laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi

Editor- KJ 

 

Pos terkait