Miris, Akibat Tumor Ganas, Warga Jeneponto Terbaring 10 Tahun Digubuk Anyaman Bambu

  • Whatsapp
Abd Gani Daeng Rangka( 60) warga Kare Sapa, Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawesi selatan divonis menderita penyakit tumor ganas.

Jeneponto-Kompas24jam.id, Abd Gani Daeng Rangka( 60) warga Kare Sapa, Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawesi selatan divonis menderita penyakit tumor ganas.

Tumor itu tumbuh di bagian pelipis kanan hingga membengkak dan mengakibatkan biji bola mata bagian kanan harus kehilangan.

Bacaan Lainnya

Anak dari Daeng Rangka (Suriani) menceritakan berawal pada saat itu, orang tuanya sedang ditumbuhi yang menyerupai tailalat dibagian pelipis kananya, dan sering dikorek-korek bahwan dipotong , yang akibatnya semakin parah.

Pada Tahun 2016 lalu sempat dilarikan kerumah sakit Wahidin Makassar karena terkendala biaya akhirnya kelurga mereka pulang kampung dan berobat sedaanya.

” Saat itu, sempat dirawat dirumah sakit Wahidin Makassar namun karena banyak pasien covid dan terkendala biaya terpaksa orang tua saya pulang kampung berobat seadaanya”katanya.

Tak ada perubahan penyakit dan tanda-tanda akan sembuh, ya kami hanya berharap perhatian dan bantuan pemerintah untuk meringankan beban kami.

“Kami hanya berharap bantuan pemerintah untuk meringankan beban kami”harapnya saat ditemui dirumah miliknya.Selas/23/02/2021.

Pantauan Kompas24jam.id, diketahui Abd Gani Daeng Rangka sudah mengalami penyakit tumor ganas kurang lebih sepuluh tahun lamanya dan harus terbaring ditempat tidurnya digubuk anyaman yang terbuat dari bambu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan dari pemerintah daerah ataupun pemerintah setempat untuk keluraga sipenderita.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi
Editor-KJ



DPRD Jeneponto

Pos terkait