Parah, Bendahara DPRD Jeneponto Kabur Usai Cairkan Anggaran

  • Whatsapp
Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, Irmawati Zainuddin.
6

Jeneponto-Kompas24jam.id, Parah, bendahara DPRD Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga kabur usai mencairkan anggaran.

Informasi yang dihimpun bendahara DPRD Jeneponto, Freman diduga telah melakukan pemalsuan tandatangan pencairan anggaran Sekertaris Dewan (Sekwan) Muh Asrul.

Bacaan Lainnya

Atas perbuatan Freman, ia berhasil membawa kabur uang sebesar Rp.500 juta rupiah.

Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, Irmawati kepada Kompas24jam.id menceritakan, setelah dirinya melakukan konfirmasi ke Bank BPD setempat, rupanya Freman sudah mencairkan anggaran sebesar Rp.1.048.900.000 ribu rupiah pada hari Kamis (29/4/2021) kemarin.

“Iya, jadi sudah di konfirmasi pihak Bank BPD ternyata pak Freman itu sudah mencairkan dana senilai Rp1.048.900.000 ribu rupiah,”ujarnya saat ditemui dikediamanya, Sabtu, (1/5/2021).

Namun, dari total uang yang dicairkan, hanya Rp.500 juta uang tunai dibawa kabur.Sedangkan, sisanya di transfer ke rekening bendahara lalu ke rekening pribadi Freman jenis BCA.

“Pencairan anggaranya dia telah memalsukan tandatangan sekwan sehingga dana itu cair,” jelasnya.

Mengetahui hal itu, Irma kemudian mendatangi Freman di belakang kantor Kejari Jeneponto pada Kamis jam 3 sore.Ia lantas mempertayakan soal kebenaran pencairan dana DPRD tersebut. Namun, Freman mengaku belum mencairkan dana itu.

“Terakhir hari kamis jam 3 sore saya temui beliau di belakang kantor Kejari Jeneponto karena memang saya mau konfirmasi langsung dari mulutnya apa betul ada pencairan karena saya dengar info dari Bank bahwa hari kamis kemarin ada pencairan untuk dana DPRD.Tapi pada hari itu pak Freman mengatakan tidak ada nanti hari Jumat setelah Dzuhur.Padahal itu uang sudah ada sama dia,”terangnya.

Setelah beberapa menit berbincang-bincang , Freman kemudian bergegas pergi.Begitu pula dengan Irmawati.

Ketahuan, sekitar 10 meter tiba-tiba sopir mobil Irmawati berhenti lantaran melihat ada sesuatu. Saat dilihat, ternyata Hp serta dompet Freman yang jatuh.

“Sopir tiba tiba berhenti melihat sesuau yang jatuh dan ternyata Hp dan dompetnya pak Freman.Jadi hp diamankan sama sopir saya, nanti pagi saya bawa ke Jeneponto ternyata sudah ada info pak Freman sudah kabur,”ungkap Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, Irmawati

Kasus ini, kata dia, sudah dilaporkan ke Polres Jeneponto oleh Sekwan pada Sabtu ini.

“Kemarin kita sudah minta kepada sekwan untuk melaporkan ini langsung ke pihak yang berwajib,”katanya.

Dia menyebutkan, bahwa anggaran yang telah dibawa kabur Freman tersebut merupakan uang makan minum pimpinan dan lainnya.Untuk bulan 3 dan 4 tahun 2021.

“Termasuk uang makan minum pimpinan, gaji security, gaji clening servis, gaji tenaga honorer, banyak di dalamnya,”pungkasnya.

Irma menambahkan, bahwa setelah pihaknya melakukan pengecekan ke Bank BPD, Freman sudah mengtransfer ke rekening BCA dan melakukan penarikan sebanyak 8 kali.

“8 kali dengan nilai lebih 10 juta,”beber Legislator Golkar tersebut.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi
Editor-KJ

 

Pos terkait