Pelayanan Buruk, Ombudsman RI Periksa 13 OPD Kabupaten Takalar

126

Laporan Jurnalis Takalar -Jaya

Takalar-Kompas24jam.id– 13 OPD Kabupaten Takalar di periksa selama kurang lebih 5 hari kerja oleh Ombudsman RI, pemeriksaan ini dilakukan terkait bagian bidang layanan administrasi yang dianggap buruk.Selasa 23.7.2019

Ketua Tim survey kepatuhan Ombudsman RI Muslimin B Putra saat ditemui usai keluar dari kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Takalar, ini dilakukan terkait standar pelayanan publik.

- Advertisement -

“Iya, selama lima hari terhitung kita akan melakukan survey standar layanan 13 kepala bidang di Kabupaten Takalar,” kata Muslimin, Senin (22/7/).kemarin

Muslimin juga mengatakan survey ini dilakukan setiap satu tahun sekali. Dia juga menilai di tahun 2018 Kabupaten Takalar masuk dalam zona merah (buruk) terkait pelayanan publik.

“Tahun 2018 lalu nilainya sangat rendah dan berada di zona merah, kita akan mendorong agar ada perbaikan di tahun 2019. Tiga tingkatan nilai pelayanan publik 40 % di zona merah, 80 % di zona kuning dan 100 % di zona hijau, maksimal diupayakan ada perubahan sedikit” ungkap Ketua Tim survey kepatuhan Ombudsman RI Muslimin B Putra

Menurutnya penilaian itu ada pada bidang layanan administrasi atau non perizinan. Yang berhubungan langsung kepada masyarakat.

“Yang kita nilai kita disini yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti admitrasi rekomendasi,” tambah Muslimin

Adapun ke tiga belas bidang yang di survei kepatuhan oleh Ombudsman RI yakni bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Lingkungan Hidup, Perhubungan, Koperasi/UKM, Pariwisata, Pertanian, Perdagangan, Perinsustrian, Ketenagakerjaan, Sosial dan administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Selain ketiga belas tersebut kita juga akan melakukan penilaian di Badan Pertanahan Negara (BPN) dan Polres Takalar,” beber Muslimin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here