Pencegahan Stunting Jeneponto Peringkat 2, Hamsiah Iksan: Berkat Dukungan Masyarakat dan Media

  • Whatsapp
Foto-Ketua TP.PKK Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan bersama Kabag Humas Pemda Mustaufiq

Jeneponto-Kompas24jam.id-Stunting adalah masalah kurang gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.

Seorang anak dianggap mengalami stunting jika tinggi badan mereka lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya (berdasarkan WHO-MGRS).

Bacaan Lainnya

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Gubernur Sulawesi selatan Nurdin Abdullah sehingga diharapkan setiap Kabupaten dan Kota melakukan aksi dengan program program terpadu.

Menyikapi hal tersebut, ketua TP.PKK Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan mengatakan, bahwa saat ini Jeneponto telah DNA terus menjalankan program pencegahan stunting melalui program terpadu baik pemerintah melalui dinas terkiat dengan TP PKK ataupun kader di lapangan.

“Hal tersebut telah terlihat hasilnya bahwa Jeneponto bertengger di peringkat ke 2 dalam program konvergensi intervensi terintegrasi penurunan kasus stunting berdasarkan SK Gubernur Nomor 2342/X/2020″beber Hamsiah Iksan yang karib disapa Karaeng Intang

Menurutnya, bahwa ini adalah kerja keras semua lapisan masyarakat, Lembaga swadaya masyarakat, kader, dan tentunya keterlibatan para media serta jurnalis dalam memberikan edukasi pada masyarakat luas.

“Ini berkat kerja keras lapisan masyarakat, lembaga swadaya, kader dan tentunya keterlibatan media dalam memberikan edukasi pada masyarakat luas melalu berita-berita yang disajikan”ungkap Hamsiah Iksan yang juga istri Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Pattawari
Editor-KJ

Pos terkait