Proyek Sumur Bor dan Penggilingan Padi, SPMI Akan Unras Jilid II

Jeneponto, Kompas24jam.id, Serikat Pergerakan Mahasiswa Indonesia (SPMI) rencanmya akan melakukan aksi demonstrasi jilid II di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Jeneponto.

Aksi ini terkait, proyek sumur bor dan penggilingan padi pada tahun 2017 yang berada di Desa Camba-camba, Kecamatan Batang.

Bacaan Lainnya

Proyek sumur bor dan penggilingan padi dikelola langsung oleh Kepala Desa diduga tidak ada asas manfaat kepada masyarakat.

“Kami akan melakukan aksi jilid 2 sekaligus pelaporan sebagai bentuk sosial kontrol terhadap progres penegakan hukum di Jeneponto”tegas  Muh Ali Qadri.

Ia juga mengatakan, bahwa dimana sebelumnya pernah melakukan aksi dikantor Kejaksaan Jeneponto pada hari Selasa ( 14/05/2024) kemarin.

“Kami akan selalu melakukan kordinasi dengan Kejari Jeneponto terkait tindak lanjut kedepannya.”ujar Qadri selaku jenderal lapangan.

Pada aksi tersebut, pihak kejari menyampaikan bahwa ia baru saja terjun kelapangan dan melihat kondisi sumur bor dan penggilingan padi.

“Pihak Kejari membenarkan bahwa penggilingan padi sudah tidak beroperasi selama 2 tahun padahal, tujuan dari penggilingan padi tersebut agar memudahkan petani”tambahya.

Diketahui penggilingan padi untuk proses menjadi beras.Ini membuktikan bahwa proyek ini gagal mulai dari perencanaan karena tidak memiliki asas manfaat.

Saat audance para pendemo dan pihak Kejari, bahwa ia akan melakukan proses lebih lanjut dengan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait dan juga mengumpulkan data-data lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kades Camba-camba, Segani Sikki menjelaskan, bahwa ini tender Jakarta pemenangnya orang Ambon yaitu.CV.Persawahan Buruh Ambon, jad i, saya statusnya penerima manfaat dan barangnya masih lengkap semua sampai saat ini.Kalau berbicara anggaran saya tidak tahu”tulisnya melalui pesan WhatsAapnya.

 

Informasi yang dihimpun, bahwa anggaran proyek sumur bor dan penggilingan padi mencapai kurang lebih dua (2) milyar.

laporan Jurnalis Jeneponto-Redaksi

Editor-KJ 

Pos terkait