Ratusan Mahasiswa HPMT Seruduk PLN Rayon Jeneponto

  • Whatsapp
Ratusan Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea ( HMPT) berunjuk rasa didepan kantor PLN Rayon Jeneponto, yang berada diporos Pakkaterang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi selatan.Jumat/24/Juli/2020.

Jeneponto-Kompas24jam.id-Ratusan Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea ( HMPT) berunjuk rasa didepan kantor PLN Rayon Jeneponto, yang berada diporos Pakkaterang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi selatan.Jumat/24/Juli/2020.

Mereka melakukan aksi unjuk rasa lantaran pihak PLN mencabut meteran listrik yang terpasang dikantor sekretariat HPMT.

Bacaan Lainnya

Para demontrans ini menuntut agar Kepala PLN Rayon Kabupaten Jeneponto mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus mengevaluasi pegawainya yang bekerja dilapangan.

Ketua Umum PB HPMT Herdiawan DT mengatakan, tindakan pihak PLN tersebut sangat merugikan secara kelembagaan dikarenakan wajib membayar denda sebesar Rp.7.40200.00 jika ingin melakukan pemasangan kembali meteran arus listrik.

“Seharusnya pihak PLN dalam hal ini P2TL melakukan pemberitahuan sebelumnya kepada pelanggan, jangan langsung dicabut meteran arus listrik, itu bisa dikatakan melanggar UU No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen” ucapnya

Kami anggap kata Herdiawan, bahwa Kepala PLN Rayon Jeneponto tidak bekerja secara profesional dan tidak becus melakukan evaluasi terhadap pegawai ataupun karyawanya.

” Kepala PLN Rayon Jeneponto kami anggap tidak profesional dan tidak becus melakukan evaluasi terhadap pegawai ataupun karyawanya, kalau tidak mampu silahkan mundur dari jabatannya” tegas Ketua Umum PB HPMT Herdiawan DT.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ

Pos terkait