Reditribusi Tanah Program Nawacita Presiden RI, Polut Takalar Capai 1500 Bidang

16

Laporan Jurnalis Takalar – Jaya

Takalar – Kompas24jam.id – kabupaten Takalar mendapat jatah redistribusi tanah sebanyak 1500 bidang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).Redistribusi tanah ini dikhususkan untuk Kecamatan Polongbangkeng Utara(Polut) tahun anggaran 2019 .Kamis 27.6.2019

Redistribusi terhadap 1500 bidang tanah ini dibahas dalam Sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL.

Sidang PPL yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Takalar di Ruang Galery Kantor Bupati Takalar dihadiri Bupati Takalar H.Syamsari,S.Pt.MM, Sekretaris Daerah Takalar Drs.H.Arsyad,MM dan Kepala BPN Takalar dan kepala Desa Terkait.

Kepala BPN Takalar Agustan, SH menjelaskan bahwa redistribusi tanah ini adalah program Nawacita Presiden RI yang dalam prosesnya harus melalui protap yang diatur oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang.

“Takalar dapat kegiatan redistribusi tanah tahun ini sebanyak 1500 bidang, tahap pertama disidangkan atau dirapatkan kemudian diusulkan ke Kanwil untuk mendapatkan SK dari provinsi. 1500 bidang ini berlokasi pada tiga Desa di yang ada Kecamatan Polongbangkeng Utara yang terbagi empat desa yakni di Desa Towata, Desa Lassang, dan Desa Kampung Beru,” terang Agustan.

“Total usulan pertama ke kantor wilayah sebanyak 950 bidang dengan rincian 100 bidang di Desa Lassang dan 850 bidang di Desa Towata dengan harapan bisa lebih cepat penerbitan sertifikatnya”.paparnya

Sementara Bupati Takalar H.Syamsari Kitta dalam sambutannya mengemukakan bahwa pemerintah daerah khususnya Kabupaten Takalar sangat mendukung dengan adanya kegiatan tersebut dan mengapresiasi atas program dari Presiden RI dalam kegiatan Nawacita tercapai.

“Saya berharap kepada Camat dan para kepala Desa agar dapat mengoptimalkan dan fokus dalam tindak lanjut pelaksanaan ini sehingga apa yang kita harapkan sesuai dengan keinginan dan petunjuk dari pemerintah pusat terkait dengan program Landreform ini betul-betul tepat sasaran dan tepat waktu”. harap Syamsari.

Tahap pertama ini bisa berlanjut lagi ke tahap selanjutnya di Desa-desa yang lain, kita berharap dengan diadakannya sertifikat ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, karena selama ini seluruh perbankan mempersyaratkan untuk mendapatkan KUR persyaratanya harus memiliki sertifikat” tambah Sekda Takalar Arsyad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here