Sosilisasi Master Plan Matching Fund 2021:Wabup Jeneponto, Desa Bonto Ujung Sebagai Lokus Pengimplementasian Program

  • Whatsapp
Wabup Jeneponto Paris Yasir hadiri sosilisasi master plan Matching Fund 2021 desa wisata di Desa Bonto Ujung. Selasa. (12/10/2021)

Jeneponto-Kompas24jam.id, Wabup Jeneponto Paris Yasir hadiri sosilisasi master plan Matching Fund 2021 desa wisata di Desa Bonto Ujung, Kecamatn Tarowang. Selasa. (12/10/2021)

Kegiatan secara resmi dimulai dengan tanda penyerahan program kerja Matching Fund oleh ketua pelaksana Sitti Mujahidah kepada pihak desa

Bacaan Lainnya

Matching Fund merupakan salah satu program dari Kemendikbudristek RI sebagai rangkaian dari kebijakan desa wisata.

Kedepannya kolaborasi antara STIE Amkop Makassar, INIDIPA, Unismuh Makassar dan STIPA Tamaletea Makassar sebagai tim pendamping akan mengaplikasikan berbagai topik kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa, guna mengembangkan potensi, mendukung ekonomi kreatif hingga menyiapkan untuk menjadi desa wisata.

Camat Tarowang, Rahman Nara berharap pelaksanaan Matching Fund 202 di Desa Bonto Ujung mampu menjadi sarana peningkatan dan perluasan manfaat perguruan tinggi pendamping untuk masyarakat

Dengan adanya program Matching Fund mahasiswa mendapat pembelajaran dengan langsung memberikan solusi permasalahan pada masyarakat sesuai sasaran yang dituju

“Outputnya nanti Desa Bonto Ujung dapat membuat studi ekonomi kreatif yang dapat berkelanjutan dengan hasil akhir masyarakat menjadi lebih sejahtera dan dapat berdaya saing,”harapnya.

Sementara itu, Wabub Jeneponto Paris Yasir menyampaikan rasa terima kasih kepada tim pendamping (STIE Amkop Makassar, INIDIPA, Unismuh Makassar dan STIPA Tamaletea Makassar) karena telah memilih Desa Bonto Ujung sebagai lokus pengimplementasian program di desa.

“Kami sangat mengapresiasi adanya berbagai program pengabdian masyarakat serta penelitian tim pendamping yang telah mencakup banyak bidang.Semoga menjadi spirit bagi masyarakat desa agar nantinya mandiri dan sejahtera”ucapya

Adanya program yang dicanangkan tim pendamping (STIE Amkop Makassar, INIDIPA, Unismuh Makassar dan STIPA Tamaletea Makassar) dengan mencakup pendampingan UMKM, Karang Taruna, digitalisasi hingga kelompok pertanian dan penggiat wisata menjadi stimulusI agar mampu mewujudukan desa menjadi pusat studi ekonomi kreatif dan wisata

“Desa Bonto Ujung sangat terbantu karena mendapatkan pembinaan dengan memanfaatkan potensi yang bertujuan sebagai desa pusat studi ekonomi dan kreatif wisata,Terima kasih banyak atas energi positifnya untuk para tim pendamping Kemendikbudristek”ujar Wabup.

Laporan Jurnalis Jeneponto-MS
Editor-KJ

 

Pos terkait