Tak Kebagian Peralatan Dapur, Ratusan Warga Korban Banjir Seruduk Kantor Dinsos Jeneponto

41

Laporan Jurnalis Jeneponto – Haris 

Jeneponto-Kompas24jam.id-Ratusan warga korban banjir padati Kantor Dinas Sosial Jeneponto, Selasa (19/12/2019).

Warga datang untuk meminta bantuan kompor gas yang ada di Dinas Sosial. Namun, warga pulang dengan Rasak kecewa karena tak satupun yang mendapatkan.

Salah satu korban banjir warga kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Muhammad Hatta mengatakan, kedatangannya ke Dinas Sosial karena melihat tetangganya sudah mendapatkan bantuan kompor.

“Saya lihat itu di tetanggaku adami yang dapat, ih kenapa saya ini tidak dapat,makanya saya kesini. Tapi saya datang kesini ternyata saya tau bahwa disini sistem pilih kasih, jadi saya tidak dapat kompor” kesalnya

Sama halnya Dg Ngai warga Sapiri Desa Sapanang, mengatakan kedatangannya karena mendapat informasi dari tetangganya bahwa ada pembagian kompor di Kantor Dinas Sosial.

“Baku hubung-hubungimaki sama tetanggata, bilang kesana di Dinas Sosial ada bantuan kompor. Sesampai disini bukan kompor gas yang didapat malah kekecawaan. Saya tidak tau apa alasannya kenapa saya tidak dikasih kompor” kecewanya

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial, Subhan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan khusus untuk korban banjir besar atau rusak total.

“Kita dari Dinas Sosial mengasasmen karena tadi banyak berbondong-bondong warga tidak tau siapa yang menginfokan. Tetapi, pihak Sosial memberikan penyampaian bahwa, kita memberikan bantuan ini berdasarkan dengan rekomendasi dari Desa dan kelurahan setempat sesuai data yang diterima”paparnya

Lanjut Subhan, bantuan yang ada hanya 200 unit, dan masyarakat yang menyetor kartu keluarga (KK) lebih 300. Jadi pihaknya mengembalikan KK kepada pemerintah setempat untuk mengasasmen apakah betul rumah tersebut rusak parah akibat banjir ” terangnya

“Pihak Sosial mendistribusikan berdasarkan betul-betul rekomendasi dari Desa dan Kelurahan, Lingkungan atau pun Dusun setempat, itu yang kami sampaikan tadi kewarga, kami minta agar masyarakat agar kiranya pulang dulu nanti dari pemerintah setempat merekomendasikan apakah yang bersangkutan itu layak atau tidak mendapatkan bantuan kompor gas” tutupnya Subhan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here