Tambang Ilegal di Takalar Berkedok Pembangunan Pesantren, Warga Tutup Jalan

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Takalar – Jaya

Takalar – Kompas24jam.id – Tambang galian C yang berkedok pembangunan pesantren di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Takalar Sulawesi Selatan, mendapat kecaman keras dari warga dan menutup Jalan, .Jum’at, 28, 06, 2019.

Bacaan Lainnya

Aktifitas tambang Kalukuang Kecamatan Galesong mengundang aksi warga yang tidak memiliki persetujuan adanya aktifitas didesa tersebut.

Sekretaris badan pertimbangan Desa (BPD) Desa Kalukuang Sudirman mengatakan bahwa warga setempat melakukan penutupan jalan lantaran tidak setuju adanya aktifitas karena bukan saja rumah warga terkena debu apabila mobil truk melintas tetapi jalanan pun rusak.

“Warga menutup jalan sebagai bentuk protes penolakan terhadap aktifitas tambang tersebut yang jelas akan memberi efek negatif terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar sendiri,” kata Sudirman saat ditemui Jurnalis Kompas24jam.id dilokasi.

Lanjutnya, sebenarnya sudah ada kesepakatan bersama antara warga, pemerinta Desa, BPD, pemerintah Kecamatan, Polsek, Koramil, tokoh masyarakat dan beberapa komponen yang pada saat itu melalui rapat koordinasi agar tambang tersebut tidak beroperasi didesa ini, kok tiba-tiba ada lagi aktifitas” herannya Sudirman.

Dalam hal ini warga hanya meminta agar tambang tersebut ditutup namun sebelumnya kami dari BPD akan memediasi kembali rapat koordinasi bersama stakeholder untuk duduk bersama menindak lanjuti apa yang menjadi keinginan warga” tambahnya.

Pos terkait