Terbakar Api Cemburu, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Berhasil Diamankan Hanya Hitungan Jam

  • Whatsapp
Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijanyanto S.IK.SH saat gelar Konferensi Pers kasus pembunuhan yang berlangsung di Mapolres Jeneponto, Sulawesi selatan.Rabu siang/23/September/2020.

Jeneponto-Komps24jam.id- Hanya dalam hitungan jam, Kepolisian Polres Jeneponto berhasil mengamankan pelaku pembunuhan berencana.

Dimana pelaku Ical Bin Borong usai melakukan pembunuhan terhadap korban (Randi Secada) sempat melarikan diri kekampung Malakaji, Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Pelaku berhasil diamankan saat jajaran Polres Jeneponto berkoordinasi keluarga korban, dan hasil koordinasi tersebut, pelaku dijemput dikediaman salah satu rumah Kepala Desa yang ada di Kecamatan Rumbia. Rabu pagi, 22/September/2020.

Dalam Konferensi Pers, Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijanyanto S.IK.SH mengatakan, pelaku diamankan setelah berkoordinasi dengan keluarganya dan saat itu juga anggota menjemput pelaku bersama barang bukti dikediaman Kepala Desa yang ada di Kecamatan Rumbia.

“Dari hasil interogasi pelaku mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap korban yang menyebabkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara, dengan cara menikam bagian tubuh korban dengan menggunakan sebilah benda tajam jenis badik sebanyak 12 kali tepatnya, pada bagian leher, perut dan bagian punggung”terang Yudha

Kapolres Jeneponto menjelaskan, bahwa kronologi terjadinya pembunuhan dipicu lantaran istri pelaku selingkuh terhadap korban, dan sudah menjalani hubungan selama 3 bulan lamanya, karena dimana sebelumnya korban dan istri pelaku sempat ada kekerasan dalam rumah tangga(KDRT).

“Dimana sebelumnya pelaku dan istrinya 3 bulan yang lalu sempat ada kekerasan dalam rumah tangga(KDRT) sehingga terjadi perselingkuhan” terang mantan Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku sudah mendekam dibalik jeruji besi Polres Jeneponto, Sulawesi selatan dan diancam pidana perencanaan dikenakan pasal 340 KUHP, 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara atau seumur hidup.

Dimana sebelumnya diberitakan, pelaku Ical Bin Borong warga Rumbia nekat menghabisi nyawa Randi Secada (korban) Warga Bantaeng diduga terbakar api cemburu yang mengakibatkan korban meninggal ditempat kejadian perkara karena tikaman benda tajam jenis badik.

Laporan Jurnalis Jeneponto-Misbah Fadly Kr
Editor-KJ



DPRD Jeneponto

Pos terkait