Terduga Pelaku Pencurian Emas Wajib Lapor, Kasat Reskrim Jeneponto Bantah Pemukulan

  • Whatsapp

Laporan Jurnalis Jeneponto – Misbah fadly Kr

Jeneponto – Kompas24jam.id- Terduga pelaku pencuri tas brisikan emas 70 gramĀ  Irfan, (20 tahun), warga Sapiri, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, diamankan oleh Tim Pegasus Polres Jeneponto.Kamis/26/Maret/2020.

Bacaan Lainnya

Penangkapan atas diri Irfan berkat laporan korban Ridwan Daeng Nojeng warga Rumbia beberapa hari yang lalu yang kecurian tas berisikan emas.

Saat penangkapan atas diri terduga pelaku ditemukan barang bukti berupa tas dalam penguasaanya.Namun sesuai laporan korban merasa kehilangan emas 70 gram sudah tidak ada lagi.

Terkait adaanya dugaan pemukulan terhadap terduga pelaku Kasat Reskrim Polres Jeneponto Iptu Andri Kurniawan membantah tudingan itu dan akan memanggil anggotanya untuk klerifikasi.

” Berkat laporan korban sendiri yang mengarah kepelaku, sehingga anggota Tim Pegasus Polres Jeneponto bergerak cepat kelokasi, saat dilakukan penggeledahan kediaman Irfan ditemukan sebuah tas dalam penguasaanya, Namun isi dari tas tersebut sudah tidak ada lagi” ucap Andri dalam via telepon WhatsApp

Lebih lanjut kata Andri, bahwa pelaku diamankan di Polres Jeneponto untuk dimintai keterangan dan wajib lapor 2x 24 jam” ungkapnya

Terkait adaanya dugaan pemukulan terhadap pelaku dirinya akan memanggil anggotanya untuk diklerifikasi.

” Saya akan panggil anggota terkait adaanya dugaan pemukulan terhadap pelaku dan klerifikasi, namun sesuai prosedur kalau memang ada pemukulan harus ada saksi dan bukti” terang Kasat Reskrim Polres Jeneponto Iptu Andri Kurniawan

 

Kini terduga pelaku pencurian emas bukan dilepas tapi wajib lapor, apa bila ada bukti lain maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pos terkait