Viral Video Hoax, TKA Minum Miras di Jeneponto Masa Pandemi:Polres, Penyebar Konten Akan Dipidana

  • Whatsapp
, Dihebohkan video beredar di media sosial terkait pesta miras oleh TKA (Tenaga kerja asing) disalah satu cafe yang ada di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi selatan.

Jeneponto-Kompas24jam.id, Dihebohkan video beredar di media sosial terkait pesta miras oleh TKA (Tenaga kerja asing) disalah satu cafe yang ada di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi selatan.

Dalam video tersebut memperlihatkan sekelompok orang yang diduga TKA (Tenaga kerja asing) asal Cina sedang melakukan pesta miras di salah satu cafe dan beberapa pemuda yang sedang berorasi kemudian membubarkan TKA tersebut.

Bacaan Lainnya

Plt.Kasubag Polres Jeneponto, AKP Syahrul Regama mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan telah diperoleh informasi bahwa video yang beredar tersebut merupakan video lama yang kejadiannya tahun 2017 tepatnya pada tanggal 21 Juli.

“Vidio viral tersebut berdurasi 2 Menit 58 detik yang bernarasi ” Masjid kau jaga, senjata laras panjang seolah yangg mau ke masjid kau anggap penjahat, TKA Cina mabuk-mabuk kau cengengesan, pribumi kau injak-injak TKA Cina Kau istimewakan.!!”tulisnya dalam akun facebook.

Syahrul menambahkan, bahwa video yang tersebar di media sosial itu adalah hoax, karena dalam tulisan tersebut” PESTA MIRAS TKA CINA DIMASA PANDEMI” Wajib diberi “PELAJARAN” para TKA pesta miras menjelang ibadah Jumat

“Dalam tulisan akun facebook milik oknum yang tidak bertanggung jawab, tertulis” Wahai para DKM lihatlah!! Kalian tutup masjid sehingga rakyat tidak melakukan sholat jumat, itu suatu kezaliman, apa bedanya kalian dengan mereka yang mengadakan pesta Miras, dikala kami harus ibadah ke masjid, tapi kalian larang dan tutup.masjid.? kemana wapres yang katanya Ulama’ itu? Apa dia sudah jadi mantan ulama”.?

Pihak kepolisian polres Jeneponto telah melakukan penelusuran fakta bahwa vidio tersebut bukan kejadian di masa pandemi, melainkan kejadian sejak tahun 2017 yang lalu, di salah satu cafe yang ada di Jeneponto dan itu adalah hoax.

“Sampai saat ini tidak pernah ada kejadian di salah satu cafe yang ada dijalan Lingkar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu Jeneponto, Sulawesi selatan.Sebagaimana dalam video, khususnya masa pandemi”terang AKP Syahrul Regama

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna medsos (nitizen), agar cerdas dan bijak dalam menerima informasi, jangan meneruskan, share atau memposting konten-konten yang tidak jelas kebenarannya, apalagi konten yang bersifat profokasi yang dapat memecah belah NKRI.

Laporan Jurnalis Jeneponto-MS
Editor-KJ

Pos terkait