JENEPONTO-KOMPAS24JAM.ID, Langkah konkret menjembatani layanan pemerintah pusat hingga ke tingkat desa terwujud di Jeneponto. Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M. hadir langsung menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Desa Binaan Imigrasi antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar dengan Pemerintah Desa Punagaya dan Pemerintah Desa Bungeng.
Kegiatan berlangsung di Cafe Kulle, dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Abdi Widodo Subagio, S.Si., beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jeneponto, para Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang dinilai tidak hanya sekadar prosedur administratif, melainkan bukti nyata kepedulian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar.Inisiatif ini membuktikan bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah bukan sekadar di atas kertas, ia turun ke desa, bertemu langsung dengan masyarakat,” ujar Bupati H.Paris Yasir.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa program ini akan membuka wawasan warga tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, cara perjalanan ke luar negeri yang sah, perlindungan diri, hingga pencegahan penyalahgunaan aturan keimigrasian.
“Melalui Desa Binaan Imigrasi, warga akan semakin paham: ke mana harus bertanya, bagaimana prosedurnya, dan apa yang harus dijaga. Ini bukan sekadar pengetahuan, ini perlindungan bagi kita semua,” tegasnya.
Bupati berharap Desa Punagaya dan Desa Bungeng mampu menjadi teladan yang menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Jeneponto.
“Saya berharap kedua desa ini menjadi contoh terbaik.Manfaatnya dirasakan langsung oleh warga, pengetahuan menyebar luas, dan kesadaran tertanam kuat. Jika berhasil, tentu bisa dikembangkan ke desa-desa lainnya,” harap Bupati.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan resmi perjanjian kerja sama oleh Kepala Desa Punagaya, Kepala Desa Bungeng, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, disaksikan langsung oleh Bupati Jeneponto beserta jajaran terkait.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai bukti komitmen bersama: layanan publik semakin dekat, transparan, dan bermanfaat bagi rakyat.








