Jeneponto-Kompas24jam.id, Menu Makanan Bergizi Sekolah (MBG) yang seharusnya menjadi sumber nutrisi layak bagi siswa, kini menjadi sorotan karena kondisi yang tidak sesuai ekspektasi.
Sebuah unggahan menunjukkan bahwa menu MBG di SMPN 6 Binamu hanya terdiri dari beberapa buah rambutan, satu butir telur, dan sepotong makanan yang kemungkinan merupakan kue atau tepung berwarna hijau.
Pengunggah dengan nada marah menyatakan, “Siapapun dapur yang kasih masuk di SMPN 6 sama SDN Balang Loe Sapanang HARUS BERHANTI!” Pernyataan tersebut dipertegas kembali dengan seruan agar layanan MBG yang dinilai tidak memadai ini segera dihentikan.
Bahkan, pengunggah menyindir bahwa harga menu MBG tersebut seolah-olah setara dengan harga rambutan yang dijual pedagang umum, yang dinilai sangat mahal untuk kualitas yang diberikan.Senin/23/02/2026
MBG dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa agar mereka dapat belajar dengan optimal. Namun, kasus di SMPN 6 Binamu ini menunjukkan adanya kemungkinan tidak adanya pengawasan yang ketat terhadap penyediaan makanan, baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun nilai gizi yang terkandung.
Tak hanya di SMPN 6 Binamu bahkan di SD Agang Je’ne jalan kelara ditemukan pula dengan menu yang sama
Pertanyaan besar kini muncul: Siapa yang bertanggung jawab atas penyediaan MBG ini? Apakah ada mekanisme pemantauan yang berjalan dengan baik? Dan yang paling penting, kapan siswa di sekolah tersebut akan mendapatkan menu MBG yang layak dan sesuai standar?
Hingga berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak terkait
Laporan _Redaksi
editor_KJ





