Jeneponto-Kompas24jam.id, Isu memanas beberapa hari terakhir yang melibatkan dua anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, yang berinisial MB, diduga menjalin hubungan pribadi dengan SR, anggota DPRD Takalar, yang sebelumnya menikah namun kini sudah resmi bercerai.
Isu ini mencuat setelah mantan suami SR, HRM, secara terbuka mengungkap dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri antara MB dan SR.
Dalam video, HRM mengklaim telah memiliki bukti kuat, termasuk kecurigaan saat SR melahirkan bayi yang diduga hasil hubungan tersebut, sementara ia masih berada di luar daerah.
Menurut HRM, hubungan gelap ini telah berlangsung sejak SR dilantik menjadi anggota DPRD Takalar pada 2024 kemarin.
Ia dengan tegas mengatakan bahwa SR mengaku sudah menikah siri dengan MB sebelum pelantikannya, dan menantang agar tes DNA dilakukan demi membuktikan kebenaran dugaan tersebut.
“Saya sudah berjuang keras mendukung kariernya, membiayai kampanye hingga membelikannya kendaraan dan rumah.Tapi ini balasannya,” ungkap HRM dengan nada kecewa.
Ia pun berencana dalam waktu dekat melaporkan dugaan pelanggaran etik dan hukum ini kepada pihak kepolisian serta partai politik terkait.
Di sisi lain, MB tegas membantah semua tuduhan tersebut.ia menyatakan hubungannya dengan SR hanya sebatas rekan satu Fraksi PKB dan mitra bisnis, tanpa ada hubungan asmara maupun pernikahan siri.
“Saya merasa difitnah. Tuduhan itu tidak berdasar dan hanya asumsi liar,” ujar MB.
Ia juga mengimbau media agar berhati-hati dalam memberitakan isu yang belum jelas kebenarannya dan menekankan bahwa karma akan menimpa mereka yang menyebar fitnah.
Begitu pula SR, yang membantah keras tuduhan menikah siri dengan MB.
Ia menuding mantan suaminya sengaja menyebarkan isu tersebut karena masalah ekonomi dan ingin mencoreng nama baiknya.
“Saya dan MB hanya teman satu partai, seperti saudara.Tidak ada hubungan khusus seperti yang diberitakan,” katanya.
SR juga mengungkap bahwa MB sempat membantu melunasi utang mantan suaminya sebesar Rp485 juta pada 2024.
Kemudian SR juga menegaskan bahwa ia sudah resmi bercerai dari HRM dan meminta masyarakat tidak mudah percaya pada kabar yang merusak reputasinya sebagai anggota dewan.
Menanggapi masalah utang piutang, HRM lagi menegaskan, bahwa itu tidak benar karena saya tidak kenal siapa itu MB dan kenapa dia mau bayarkan utang saya, ada apa?
” Tudingan MB kesaya itu tidak benar, karena saya tidak kenal siapa dia, kalaupun tidak ada hubunganmu dengan SR ( mantan istri) berani test DNA terkait anak yang di lahirkan oleh SR” tantangnya HRM
Sumpah demi Allah dan dikutuk tuju turunan kalau saya berbohong.
Isu yang menyeruak ini berpotensi menimbulkan dampak serius bagi citra Partai Kebangkitan Bangsa di Sulawesi Selatan.
Jika terbukti benar, tentu akan menjadi preseden buruk terkait etika dan moralitas para wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh di masyarakat.
Laporan_Amiruddin
Editor_KJ





