Lagi, Tiga Anak Kurang Mampu Disantuni, Kapolres Jeneponto Galakkan Sunat Gratis Door to Door

Jeneponto-Kompas24jam.id, Lagi, Program sunat massal gratis dengan metode lem (klem) secara door to door yang diinisiasi Kapolres AKBP Widi Setiawan terus menunjukkan komitmennya dalam menyantuni anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui program peduli ini kembali dilaksanakan dengan menyasar tiga anak di berbagai lokasi.

Sunat gratis secara door to door dipimpin langsung Kasi Dokkes Polres Jeneponto, Ipda Amirullah beserta tim.

Selama kegiatan sunat gratis ini di laksanakan berjalan lancar, dan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu.

Hari ini, Senin-20-10-2025 tiga anak yang selama ini terkendala biaya untuk menjalani khitan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Adapun nama-nama yang disunat gratis, Aflah (14), yang di ketahui seorang pelajar SMP yang masih duduk bangku kelas tiga, iapun meliki tekat dan bercita-cita menjadi Polisi.

Kehidupan Aflah penuh dengan tantangan. tinggal bersama ibu kandungnya, St.Aminah (45) yang hanya seorang Ibu Rumah Tangga warga Lingkungan Kambang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu,

Ia bersama ibunya, hanya menumpang di rumah nenek.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini tergolong warga yang kurang mampu,

Dimana, suami Aminah diketahui sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu, sehingga ibu Aflah belum disunat karena terkendala biaya.

Usai Aflah disunat, Tim Dokkes Polres melanjutkan ke Rezky Alfajar (10 ) Bocah yang memiliki bercita-cita menjadi Tentara

Anak tersebut di dirawat oleh kakek-neneknya, Suhartono dan Nursiah warga Sarroanging, Desa Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea.

Informasi yang di himpun, Rezky adalah salah satu korban perceraian kedua orang tuanya.Ironisjya, ayah dari anak itu selama pisah dengan ibunya nga pernah di biayai oleh bapak kandungnya

Meski demikian, sang nenek merawat anak itu dan sudah menjadi tanggung jawab meski beban dipundak ia harus memikul lantaran biaya sehari-hari.

Tak sampai disitu, Dokkes Polres pun melakukan sunat gratis ke Irwandy (10) anak SD masih duduk dibangku sekolah kelas 4 ia pun memiliki cita-cita menjadi Tentara.

Irwandy pun dirawat oleh neneknya warga Desa Jombe Utara, Kecamatan Turatea.

Kedua orang tuanya terpaksa merantau ke luar daerah untuk mencari nafkah.

Di perantauan, kehidupan mereka pun masih harus berjuang dengan mengerjakan berbagai pekerjaan serabutan.

Merespon hal itu, Kapolres AKBP Widi Setiawan kembali menekankan komitmennya kepada seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas.

Kapolres menginstruksikan agar jajarannya aktif mendata dan melaporkan jika di wilayahnya masih terdapat anak yang belum disunat akibat keterbatasan biaya.

Masyarakat yang membutuhkan dapat menghubungi langsung Kapolres atau Kasie Dokkes Polres Jeneponto.

Kegiatan sunat gratis door to door ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, mengimplementasikan motto “Polri Untuk Masyarakat” secara konkret dengan harapan dapat meringankan beban dan mendukung kesehatan serta masa depan anak penerus anak bangsa

Laporan_Redaksi
Editor_KJ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *