Kapal Marlina Jaya 02 Karam di Perairan Sabalana, 4 Awak Berhasil Ditemukan Selamat, 60 Ekor Kerbau Hilang Kerugian Capai 3,5 M

PANGKEP-KOMPAS2JAM.ID, Kapal bernama Marlina Jaya 02 yang berangkat dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Timur, menuju Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dikabarkan tenggelam di perairan Selatan Pulau Banawaya, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, pada dini hari Minggu, 13 September 2026.

Keempat awak kapal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, namun seluruh muatan berupa 60 ekor kerbau dikabarkan hilang di dasar laut dengan kerugian mencapai Rp3,5 miliar.

Kronologi Perjalanan & Kejadian

Kapal Marlina Jaya 02 terdaftar asal Pulau Balo-baloang Lompo, Desa Balo-baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.

Kapal berangkat dari Pelabuhan Bima, NTB, pada Jumat, 11 September 2026 malam, sekitar pukul 21.00 WITA, dengan tujuan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Namun nahas, pada malam menuju Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA, kapal dikabarkan karam dan akhirnya tenggelam ke dasar laut di perairan selatan Pulau Banawaya, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, berjarak sekitar 30 mil dari daratan.

4 Awak Kapal Ditemukan Selamat

Keempat orang yang berada di atas kapal — nahkoda dan tiga awak kapal, dinyatakan selamat setelah ditemukan oleh nelayan. Mereka adalah:

1. H.Armin (39 Tahun) — Nahkoda / Kapten
2. Rusmin (41 Tahun) — ABK
3. Arlin (21 Tahun) — ABK
4. Faril (20 Tahun) — ABK

Keempat orang tersebut ditemukan dalam keadaan selamat berada di atas gabus pelampung oleh nelayan Pa Rompong asal Kajang, Kabupaten Bulukumba, yang kemudian mengevakuasi mereka.

Saat ini keempat awak kapal sudah berada di Pulau Matalaang dalam keadaan aman dan sehat.

60 Ekor Kerbau Hilang, Kerugian Capai Rp3,5 Miliar

Kapal tersebut diketahui mengangkut total 60 ekor kerbau milik empat pemilik dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, yakni:

Nama Pemilik Asal Daerah Jumlah Kerbau

1 Haryono Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang Kabung, Jeneponto 30 ekor
2 Nasrudin Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, Bulukumba 10 ekor
3 Syamsudin Sinjai 9 ekor
4 Suardi Kayuara, Bone 11 ekor
TOTAL 60 ekor

Seluruh hewan ternak tersebut dikabarkan hilang bersama kapal yang tenggelam, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar.

Sumber Informasi

Informasi ini disampaikan oleh Bang Farel, Ketua BPD Desa Sabalana, yang mengonfirmasi bahwa setelah sempat hilang kontak, keempat awak kapal berhasil ditemukan dan dipastikan selamat, meskipun kapal beserta seluruh muatannya telah hilang di dasar laut.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat, terutama para pelaku usaha ternak, mengingat besarnya kerugian yang ditimbulkan.

Pihak terkait diharapkan dapat melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai penyebab kapal karam tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *