JENEPONTO-KOMPAS24JAM.ID, Langkah kaki yang penuh ketenangan membawa Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., ke tengah warga Desa Boronglamu, Kecamatan Arungkeke.
Pada petang yang damai, beliau memimpin langsung kegiatan Safari Maghrib di Masjid Babul Iman Alla-Alla, bukan sekadar menegakkan keamanan, melainkan merapatkan ikatan kasih sayang antara kepolisian dan rakyat.
Kegiatan dimulai tepat saat matahari terbenam, pukul 18.05 WITA, diiringi keheningan yang syahdu.
Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh Camat Arungkeke Ramis, S.P., M.AP., Kasat Binmas AKP M. Natsir, S.Sos., Kapolsek Arungkeke AKP Baharuddin, S.H., Kepala Desa Boronglamu Ridwan, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan jemaah yang hadir dengan senyum tulus.
Dalam dialog yang berjalan seperti keluarga yang berkumpul, AKBP Haryo Basuki menyampaikan pesan sederhana namun mendalam: keamanan bukan tugas polisi saja, melainkan tugas setiap orang tua di rumah.
“Kami hadir di sini bukan untuk mengawasi, melainkan untuk berjalan bersama Anda. Agar lingkungan kita tetap aman, tenteram, dan tempat kita pulang dengan tenang setiap sore,” ucapnya di hadapan jemaah.
Beliau mengajak warga tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran dan segala hal yang mengancam ketenangan lingkungan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, jangan diam, sampaikan, laporkan, karena kebersamaan adalah benteng paling kuat.
Saat berbicara tentang anak-anak, nada suara Kapolres melembut dan semakin tulus.Beliau mengingatkan para orang tua agar tidak melepaskan kendali atas putra-putri mereka.
“Anak-anak adalah harta paling berharga yang Tuhan titipkan kepada kita. Kebebasan tanpa arah, pergaulan tanpa pengawasan, itu yang bisa menjerumuskan mereka.Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari karena terlalu sibuk sehingga lupa memegang tangan anak kita saat mereka masih butuh bimbingan.”harapmya
Beliau mengingatkan bahwa bahaya mengintai: obat-obatan terlarang, pergaulan bebas, hal-hal yang merusak masa depan. Dan benteng pertamanya adalah kita, para orang tua, para tetangga, para warga desa.
Di penghujung acara, suasana semakin hangat. Kapolres turun ke tengah, bertatap muka langsung dengan anak-anak yang hadir, menyapa mereka satu per satu, lalu membagikan bingkisan dan hadiah kecil.Tawa dan senyum ceria mereka menjadi bukti bahwa kedekatan antara pelindung dan yang dilindungi telah terjalin indah.
Safari Maghrib ini bukan sekadar acara rutin. Ini adalah janji:Polri hadir, mendengar, dan peduli.Dari masjid ke masjid, dari hati ke hati , keamanan tumbuh bukan dari ketakutan, melainkan dari kebersamaan.








