Sudah Berjuang di Lapangan, Hak Caleg Gagal PKB Jeneponto Belum Juga Terbayar

JENEPONTO-KOMPAS24JAM.ID, Sejumlah calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang gagal dalam perhelatan Pemilu di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengeluhkan belum tersalurkannya hak tali asih yang seharusnya mereka terima. Hingga saat ini, pasca proses pemilu usai, pembayaran tersebut belum juga terealisasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan ini terkait dengan iuran yang seharusnya dibayarkan kepada bendahara partai DPC PKB Jeneponto.

Para caleg yang telah berjuang menyisir berbagai pelosok desa selama masa kampanye menilai hal ini sangat membebani, terlebih karena banyak biaya yang telah dikeluarkan secara pribadi demi kemenangan partai.

“Kami sudah berkorban tenaga, pikiran, dan harta benda. Sudah berjuang maksimal di lapangan. Tapi sampai sekarang, apa yang seharusnya menjadi hak kami belum juga jelas kapan akan dibayarkan,” ungkap salah satu caleg gagal dari Dapil 5 Jeneponto dengan nada kecewa.

Pihak partai diharapkan segera memberikan kejelasan mengenai jadwal dan tahapan pembayaran. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak buruk bagi keharmonisan internal partai, terutama kepercayaan para kader dan caleg yang telah tulus berjuang di garis depan.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Bendahara DPC Partai PKB Jeneponto, Dian Ayu Pratiwi S, S.K.M., membenarkan hal tersebut.Ia menjelaskan bahwa penyaluran tali asih tertunda karena belum seluruh iuran masuk.

“Masih ada yang belum bayar iuran.Kalau sudah masuk, maka akan dibayarkan,” ujar Dian singkat.

Diketahui, para caleg yang belum menerima hak tali asih ini berasal dari Daerah Pemilihan 5 (Dapil 5) Kabupaten Jeneponto. Hingga berita ini diturunkan, para caleg masih menunggu kepastian dan berharap pihak partai segera melunasi hak-hak mereka tanpa menunggu lebih lama lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *