JENEPONTO-KOMPAS24JAM.ID,Sebuah dugaan penipuan dengan modus menawarkan proyek pembangunan sekolah terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.Seorang oknum Kepala Seksi diduga telah mengiming-imingkan proyek sekolah kepada seorang oknum KD yang akhirnya menelan kerugian materiil lebih dari Rp3 juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, peristiwa ini bermula ketika oknum Kepala Seksi tersebut menawarkan ketersediaan proyek pembangunan sekolah kepada oknum KD.Tertarik dengan tawaran tersebut, korban kemudian menyerahkan uang tanda jadi atau dana persiapan proyek.
Namun, hingga waktu yang dijanjikan berlalu, proyek yang dimaksud tidak kunjung terealisasi.Korban pun berupaya meminta kembali uang yang telah diserahkan.Sayangnya, alih-alih uang dikembalikan, korban hanya terus diberi janji-janji yang belum terpenuhi hingga saat ini.
“Setelah uang diserahkan, proyek tidak jelas kapan dimulai.Saat diminta pengembalian uang, selalu dijanjikan ini dan itu, tapi sampai sekarang belum ada pengembalian,” ungkap salah satu sumber terdekat.
Kerugian yang dialami korban tercatat lebih dari Rp3 juta rupiah.Jumlah tersebut bagi masyarakat bukanlah angka kecil, dan keberadaannya yang belum dikembalikan menimbulkan kerugian nyata bagi pihak korban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak yang diduga terkait peristiwa ini.Awak media masih berupaya mengonfirmasi langsung kepada pihak-pihak yang terlibat guna mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan berimbang.
Masyarakat dihimbau agar tetap berhati-hati terhadap tawaran proyek yang meminta sejumlah uang di muka tanpa dokumen yang sah dan jelas.Segala bentuk transaksi terkait proyek pemerintah harus dilakukan melalui prosedur resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.








