Baru Jabat, Plt Kadisdik Jeneponto Responsif Anak Yatim Putus Sekolah

Jeneponto-Kompas24jam.id, Responsif, Pelaksanan Tugas (PLT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah memberikan Motivasi kepada siswa yang berhenti sekolah atau tidak melanjutkan (Drop Out).

Disaat mengunjungi Alamsyah pun berbincang bincang kepada seorang siswa yang tengah putus sekolah bernama Hardiman umur 13 tahun di warga Kampung Beru, Dusun Tappalalo, Desa Bulusuka, Kecamatan Bontotangnga, Kabupaten Jeneponto, Rabu, 25 Juni 2025.

“Kita memberikan motivasi semangat kepada Hardiman, agar Ia bisa kembali bersekolah dijenjang selanjutnya,” ungkapnya PLT Kadisdik Jeneponto itu kepada awak media.

Tentunya kedatangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto ini memberikan kontribusi nyata bagi siswa yang tengah putus sekolah untuk mengajak kembali untuk melanjutkan pendidikannya.

Kata Alamsyah, setelah dirinya bersama Kabid SMP dan Kasi Sarpas SD mengunjungi rumah Hardiman Ia mendapati dan melihat langsung kondisi yang butuh diperhatikan untuk diberikan bantuan oleh semua pihak.

“Iya melihat kondisinya memprihatinkan untuk di bantu, kita dari Dinas Pendidikan segera memberikan semangat untuk kembali bersekolah dan kita juga memberikan perlengkapan sekolah untuk keberlanjutan,”sebut Kareng Jampu‘ nama sapaanya itu.

Alamsyah bercerita, apa yang disampaikan Hardiman tak melanjutkan sekolah setelah dirinya tamat jenjang sekolah dasar SD, tak melanjutkan ke jenjang sekolah SMP karna berbagai alasan termasuk kondisi ekonomi.

“Setelah kami berbincang, kami mendorong agar anak kita Hardiman ini tetap kembali melanjutkan sekolahnya dan adiknya ini gar tetap semangat bersekolah,”tutur Camat Arungkeke itu.

Ia pun berpesan dan berharap kepada orang tua, masyarakat dan semua anak yang putus sekolah agar mengingatkan kembali melanjutkan sekolahnya agar menggapai prestasi.

“Kepedulian kita kepada mereka mereka baik Anak ATS (Anak Tidak Sekolah) dan ABPS (Anak Berisiko Putus Sekolah) bahkan berhenti sekolah atau tidak melanjutkan (Drop Out) terus kita lakukan pendampingan untuk mendapatkan haknya untuk belajar.

“Baik berupa materi maupun non-materi untuk memfasilitasi siswa agar dapat kembali bersekolah,”pungkas PLT Kadisdik Jeneponto itu yang baru menjabat.

Dimana sebelumnya di beritakan, Kisah Pilu Anak Yatim, Demi Biayai Adeknya Hardiman Putus Sekolah dan Jadi Buruh Bangunan

Laporan_FR

Editor_KJ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *