JENEPONTO-KOMPAS24JAM.ID, Pihak RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar mengenai kondisi fasilitas CT Scan di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, Irawati, membenarkan bahwa salah satu unit CT Scan saat ini mengalami gangguan teknis dan sedang dalam proses perbaikan.
Namun ia menjelaskan bahwa unit yang rusak tersebut adalah CT Scan lama berkapasitas 16 Slice yang telah digunakan sejak tahun 2019, dan bukan unit CT Scan baru berkapasitas 64 Slice yang pengadaannya dilakukan pada tahun 2026.
“Sambil menunggu proses perbaikan selesai, manajemen rumah sakit mengambil langkah dengan merujuk pasien yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan ke RSUD Anwar Makkatutu,” ujar Irawati.
Langkah ini ditempuh untuk menjamin pelayanan kepada pasien tetap berjalan lancar, terutama bagi mereka yang membutuhkan hasil pemeriksaan sebagai bagian dari penegakan diagnosis maupun persyaratan administrasi pelayanan BPJS Kesehatan.
Terkait unit CT Scan baru berkapasitas 64 Slice, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah diperoleh.
Meski demikian, alat tersebut belum dapat langsung dioperasikan karena masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan dan prosedur yang diperlukan.
Hal ini dilakukan agar pengoperasian berjalan secara sah sesuai ketentuan, serta menjamin keamanan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Irawati berharap proses perbaikan CT Scan lama dapat segera selesai, dan seluruh persyaratan pengoperasian CT Scan baru segera terpenuhi, sehingga pelayanan pemeriksaan CT Scan di RSUD Lanto Daeng Pasewang dapat kembali berjalan secara optimal dan maksimal.








