BMKG memastikan bahwa gempa bumi magnitudo 7,4 di utara Jepang tidak berpotensi memicu tsunami di Indonesia. Insiden gempa terjadi pada tanggal 20 April 2026, pada pukul 17:32 WIB.
Menurut BMKG, gempa ini terjadi di perairan Samudra Pasifik, sekitar 103 kilometer sebelah timur laut Pulau Hokkaido, Jepang. Gempa ini dirasakan dengan intensitas II-III SR di wilayah Tohoku, Jepang.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini tidak dapat memicu gelombang tsunami di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh jarak yang cukup jauh antara lokasi gempa dengan wilayah Indonesia, serta faktor-faktor geologi lainnya.
BMKG juga menyarankan kepada masyarakat Indonesia untuk tetap waspada dan tidak memakan ikan atau kerang yang telah mati di pantai, serta jangan mengungsi ke darat tanpa alasan yang kuat.
Sementara itu, gempa ini tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa di wilayah Tohoku, Jepang. Namun, gempa ini menyebabkan gangguan listrik dan komunikasi di beberapa wilayah.
📰 Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260420173215-20-1…
