KOMPAS24JAM.ID, INTERNASIONAL – Agensi Penjaminan Produk Halal Indonesia (BPJPH) bekerja sama dengan badan halal China untuk menyamakan standar sebelum aturan internasional diterapkan pada 2026.
Kepala BPJPH, Muhammad Ashari, mengatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk halal Indonesia dan China dapat diakui oleh negara lain. Ia menjelaskan bahwa aturan internasional mengenai halal akan berlaku pada 2026, dan Indonesia ingin mempersiapkan diri untuk memenuhi persyaratan tersebut.
Ashari menjelaskan bahwa kerjasama ini melibatkan pertukaran informasi tentang standar halal antara kedua negara. Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengirim delegasi ke China untuk membahas hal ini lebih lanjut.
Standar Halal Internasional
Standar halal internasional yang akan berlaku pada 2026 adalah hasil kerja sama antara Organisasi Islam untuk Kerja Sama (OIC) dan Uni Eropa. Standar ini akan mempengaruhi produk halal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dan China.
Indonesia adalah negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, dan industri halal di negara ini diperkirakan mencapai nilai USD 100 miliar pada 2024. Kerjasama dengan China dapat membantu Indonesia mempertahankan posisinya sebagai pemasok produk halal utama di dunia.
Kontribusi China pada Industri Halal
China juga memiliki industri halal yang signifikan. Pada 2021, nilai industri halal China mencapai USD 17,1 miliar. Kerjasama antara Indonesia dan China dapat membantu kedua negara meningkatkan posisi mereka dalam pasar halal global.
Pendekatan Indonesia terhadap Industri Halal
Indonesia telah mengambil berbagai langkah untuk menguatkan industri halalnya. Selain bekerja sama dengan China, Indonesia juga telah mengadakan diskusi dengan negara-negara lain tentang standar halal. Selain itu, pemerintah Indonesia telah meluncurkan program untuk membantu produsen halal meningkatkan kualitas produk mereka.
Kesepakatan OIC-UE
Kesepakatan antara OIC dan UE mengenai standar halal adalah langkah penting untuk memastikan bahwa produk halal dapat diakui di seluruh dunia. Ini dapat membantu meningkatkan perdagangan internasional dan mengurangi kesulitan bagi produsen dan konsumen halal.
Kesimpulan
Kerjasama antara Indonesia dan China dalam menyamakan standar halal adalah langkah positif untuk mempersiapkan diri terhadap aturan internasional yang akan datang. Ini dapat membantu kedua negara meningkatkan posisi mereka dalam pasar halal global dan meningkatkan perdagangan internasional.