Terbongkar Cinta Terlarang, Sesama Oknum Anggota Dewan Diduga Selingkuh

Jeneponto_Kompas24jam.id, Isu tak sedap skandal asmara kembali menyeruak di tubuh legislatif.

Dimana, seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, berinisial MB, diduga terlibat hubungan gelap dengan salah satu anggota DPRD Kabupaten Takalar, SR sesama satu partai.

Kasus ini mencuat setelah mantan suami SR, HRM (46), angkat bicara dan membongkar dugaan perselingkuhan tersebut kepada awak media, Selasa (21/10/2025).

“(Iye betul) bukan lagi dugaan,” ungkap HRM, menegaskan bahwa hubungan antara MB dan mantan istrinya bukan sekadar isu.

Menurut penuturan HRM, dugaan perselingkuhan itu bermula tak lama setelah SR dilantik sebagai anggota DPRD Takalar periode 2024–2029. Saat itu HRM tengah berada di Bali untuk urusan bisnis, sementara sang istri tinggal di rumah.

Sekitar enam bulan berada di Bali, SR menghubungi HRM dan mengaku perutnya membesar serta berniat menjalani operasi karena merasa sakit.

“Dia bilang, ‘Pulang dulu, saya mau operasi, perutku sakit’, begitu katanya,” tutur HRM menirukan ucapan mantan istrinya.

Namun setelah diperiksa oleh seorang sandro (orang pintar urut), dugaan penyakit itu berubah menjadi dugaan kehamilan.

“Sandro bilang ini bukan sembarang sakit, tapi hamil,” kata HRM.

HRM mengaku sempat bungkam karena kaget dengan kondisi istrinya. Dua bulan kemudian, SR melahirkan seorang bayi di rumah sakit. Setelah memastikan usia kandungan dari dokter, HRM makin yakin bahwa bayi tersebut bukan darah dagingnya.

“Dokter bilang sudah sembilan bulan lebih usia kehamilannya, padahal saya baru dua bulan lebih di rumah.Waktu itu saya langsung curiga,” terangnya.

Ketika dimintai penjelasan, kata HRM, SR akhirnya mengaku telah menikah siri dengan MB, anggota DPRD Jeneponto dari partai yang sama.

“Dia sendiri yang bilang, sudah nikah siri dengan anggota DPRD Jeneponto sebelum pelantikan,” ujar HRM.

HRM menantang agar kebenaran kasus ini dibuktikan melalui tes DNA.

“Silakan tes DNA kalau mau.Itu bukan rekayasa,” tegasnya.

Merasa dikhianati, HRM pun meminta SR menggugat cerai dirinya agar proses perceraian cepat selesai.

“Saya suruh dia ajukan cerai supaya cepat terbit akte cerainya. Saya tidak mau pelihara orang yang begitu,” ujarnya dengan nada kecewa.

HRM mengaku kecewa karena selama ini telah berjuang dan mendukung penuh mantan istrinya hingga bisa duduk di kursi dewan.

“Saya habis-habisan bantu dia waktu kampanye, saya belikan mobil, bangunkan rumah.Apa kurangnya saya?,” bebernya.

Kini HRM mengaku tengah menyiapkan langkah hukum.Ia berencana melaporkan dugaan perbuatan MB ke pihak kepolisian dan ke internal partai politik yang menaungi keduanya.
“Saya akan laporkan ini, biar diproses sesuai aturan,” tandasnya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD Jeneponto berinisial MB membantah tuduhan dugaan nikah siri yang dialamatkan kepadanya.

“Saya bantah itu, tidak benar.Kalau dengan ibu Dewan yang di Takalar, memang kami satu partai, jadi wajar kalau saling kenal. Apalagi kabupaten tetangga,” ucap MB saat dikonfirmasi awak media, Selasa (21/10/2025).

MB menilai pernyataan HRM hanyalah tuduhan tanpa dasar yang jelas.
“Itu asumsi liar.Dasarnya apa, dan fakta otentiknya seperti apa?” ujarnya balik bertanya.

Ia juga mengimbau agar semua pihak, termasuk media, tidak menyebarkan isu tanpa bukti.

“Jangan sampai menulis hal yang tidak-tidak. Saya hanya bisa mendoakan semoga kalian (wartawan) tidak diberi cobaan seperti ini, pergunjingan yang tidak benar.Karena saya percaya, karma itu pasti berlaku,” tutup MB.

Terpisah, oknum anggota DPRD Takalar berinisial SR, yang disebut-sebut sebagai pasangan nikah siri MB, juga membantah keras tuduhan tersebut.

“Siapa yang cerita? Ada buktinya mi? Saya tanya yang menyebarkan itu, ada buktinya atau tidak?,” ujar SR saat dihubungi awak media melalui telepon WhatsApp, Selasa (21/10/2025).

SR menuding bahwa mantan suaminya, HRM, menyebarkan isu tersebut karena persoalan ekonomi.

“Sebenarnya mantan suamiku itu mau menjatuhkan saya, karena dia tidak ada sumber uang.Dari saya ji uangnya. Kita paham mi saya istri ke berapa?,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan MB hanya sebatas rekan separtai.

“Kalau cerita saya menikah dengan ini itu, tidak benar.Kami hanya berteman seperti adik dan kakak karena satu partai,” kata SR menepis tudingan tersebut.

SR juga membeberkan bahwa dirinya justru ditinggalkan HRM dalam keadaan terlilit hutang pada tahun 2024.

“Mungkin orang curiga karena beliau (MB) banyak membantu.Kalau dia bilang begini-begitu, bayar dulu hutangmu (HRM) sama beliau (BM). Rp485 juta hutangmu itu yang dibayarkan kak BM,” tambahnya.

SR menegaskan bahwa dirinya dan HRM sudah resmi bercerai berdasarkan putusan pengadilan.

“Antara saya dengan dia itu sudah tidak ada hubungan, resmi cerai dari pengadilan,” jelasnya.

Ia meminta agar publik tidak mudah termakan isu liar yang merugikan nama baiknya maupun MB.

“Kami ini anggota dewan, ada nama baik yang harus dijaga.Jangan sampai pecah piring nasi ta hanya karena satu orang itu saja.Dia (HRM) pembual.Sudah terlapor (HRM) ke kantor polisi, karena begitu banyak tipu-tipunya,” tegas SR menutup pembicaraan melalu WhatsAppnya

Laporan_Amiruddin
Editor_KJ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *