Wujud Kepedulian Polri, Siswa SIP Angkatan 56 Polda Sulsel Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Mega Mulia

Takalar-Kompas24jam.id, Semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Anggaran 2026 Resimen Parakrama Pradhana asal pengiriman Polda Sulawesi Selatan melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Mega Mulia, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Kamis (30/7/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WITA itu diisi dengan penyerahan bantuan berupa paket sembako dan tali asih. Bantuan diserahkan langsung oleh Mulyadi Mappa,S.H., selaku Siswa SIP Angkatan 56, dan diterima oleh Ibu Asiah selaku pengurus Panti Asuhan Mega Mulia.

‎Mulyadi Mappa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata implementasi nilai-nilai yang ditanamkan selama pendidikan kepolisian, yakni hadir untuk peduli, mengabdi, dan melayani masyarakat tanpa memandang latar belakang.

‎”Bakti sosial ini kami laksanakan secara mandiri sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada sesama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan anak-anak panti dan membawa manfaat bagi mereka,” ujar Mulyadi.

‎Ia menegaskan, calon perwira Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan jiwa kemanusiaan yang tinggi.

‎”Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh dan memberi manfaat. Inilah semangat kami, peduli, mengabdi, dan melayani masyarakat,” tambahnya.

‎Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Mega Mulia, Ibu Asiah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan para Siswa SIP Angkatan 56 asal pengiriman Polda Sulsel.

‎”Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan. Semoga seluruh siswa SIP diberikan kelancaran dalam pendidikan, menjadi perwira Polri yang amanah, serta selalu dicintai masyarakat,”ungkap Asiah.

‎Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.Momen tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat telah tertanam sejak masa pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir sebagai institusi yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *