INTERNASIONAL – Indonesia mengungkapkan duka setelah kematian Private First Class Rico Pramudia, seorang prajurit perdamaian Indonesia yang bertugas dengan UNIFIL, yang meninggal dunia di Lebanon. Kematian Rico adalah satu lagi kehilangan nyata bagi TNI dan seluruh bangsa Indonesia.
Rico, yang berasal dari Kota Surabaya, Jawa Timur, meninggal dunia pada tanggal 23 April 2026. Ia meninggalkan seorang istri dan anak. Ia bertugas di Lebanon selama enam bulan dan akan kembali ke rumah pada bulan Juni mendatang.
Kematian Rico adalah kematian prajurit TNI ketiga di Lebanon dalam dua tahun terakhir. Dua prajurit lainnya, Sersan M. Agung Prasetyo dan Private First Class Agung Wahyu Prabowo, meninggal dunia pada tahun 2024 akibat kecelakaan mobil.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan duka atas kematian Rico dan meminta bangsa Indonesia untuk berdoa bagi keluarga dan kerabatnya. Ia juga mengungkapkan komitmen pemerintah untuk melindungi dan mendukung prajurit TNI yang bertugas di luar negeri.
UNIFIL adalah misi perdamaian PBB di Lebanon yang bertugas untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas di negara itu. Indonesia telah mengirimkan prajurit untuk bertugas dengan UNIFIL selama lebih dari dua dekade.